Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Pembunuhan

Istri Jadi Otak Pembunuhan Suaminya Sendiri, Ternyata Sudah 3 Bulan Direncanakan

Terjadi kasus pembunuhan di Karawang, Jawa Barat pada Rabu lalu, kasus yang menewaskan seorang bos rumah makan padang akhirnya terkuak.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Istimewa
Ilustrasi korban pembunuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kasus pembunuhan di Karawang, Jawa Barat pada Rabu lalu.

Kasus yang menewaskan seorang bos rumah makan padang akhirnya terkuak.

Ternyata otak dibalik pembunuhan tersebut adalah istri korban sendiri.

Baca juga: Akhirnya Sopir Vanessa Angel Mengakui Bermain HP saat Bawa Mobil Pajero dan Ngebut 120 Km/Jam

Baca juga: Chord Menemukanmu - Seventeen, Mudah Dimainkan dari Kunci Gitar C

Baca juga: Live Streaming Liga Inggris Chelsea vs Burnley, Tim Tuchel Butuh 3 Poin untuk Amankan Posisi Puncak

Foto : Polres Karawang menangkap enam pelaku pembunuhan pemilik rumah makan padang di Karawang, Jawa Barat. (Warta Kota)

Di Karawang, Jawa Barat, seorang wanita berinisial NW (49) menjadi otak pembunuhan suaminya, Khairul Amin (54).

Korban merupakan bos rumah makan padang.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (27/10/2021).

Berikut kronologi pembunuhan Khairul Amin (54).

Pada Pukul 19.30, NW menelepon AM alias Otong (25).

NW memberi tahu, suaminya tengah berada Kedai Ayam Bakar Saung Hejo Gor Panathayuda, Nagasari, Jawa Barat.

Lalu sekitar Pukul 20.00 WIB, AM menelepon sejumlah eksekutor lainnya dan berkumpul di sekitaran Indomaret untuk mengintai dan menunggu korban pulang.

Hampir tiga jam menunggu, pada Pukul 23.00 WIB, korban terlihat pulang ke rumah.

Menggunakan sepeda motor mereka membuntuti korban.

Selang lima meter dari rumah korban, pelaku tersangka AM dan AS mulai beraksi membacokkan golok kepada kepala Khairil.

Namun Khairil masih bisa menangkisnya dengan tangan.

Kemudian tersangka RN menusuk bagian dada dan perut korban.

Saat itu, anak korban RP (21) yang berada di rumah mendengar teriakan minta tolong dan suara sepeda motor dengan kecepatan tinggi. 

Setelah dia keluar, ternyata suara teriakan itu terlontar dari ayahnya yang telah mendapatkan luka dan berlumuran darah.

RP kemudian mencoba membagunkan ibunya NW.

Namun NW tertidur lelap.

"Jadi dia memang tertidur kalau pengakuannya," kata Aldi.

Ketika hendak membawa ayahnya ke rumah sakit, ayahnya sudah tak bernyawa.

Karena asmara

NW (49) membunuh suaminya sendiri, Khairul Amin (54) karena dendam, Karawang, Jawa Barat.

NW merampas nyawa suaminya itu melalui tangan orang lain yang juga sudah ditangkap polisi.

NW menjelaskan, nyawa bos rumah makan padang itu dirampas karena memiliki perempuan lain alias berselingkuh.

"Motifnya itu karena sakit hati.

Korban ini sering minta uang.

Kemudian ada perempuan, ada WIL, wanita idaman lain," kata Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, dalam jumpa pers di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021).

Aldi mengatakan, NW meminta AM alias Otong (25) untuk mencarikan eksekutor untuk menghabisi nyawa korban.

"Perencanaan pembunuhan ini sudah dilakukan selama tiga bulan.

Mereka sudah sering bertemu untuk merencanakan pembunuhan," katanya.

Ia mengatakan, eksekutor dalam pembunuhan tersebut berjumlah enam, dua di antaranya masih dalam daftar pencarian orang.

Sementara eksekutor yang telah ditangkap adalah H (39), BN (34), RN (33), dan MH (25).

"Ada lima luka bacokan dan tusukan yang menyebabkan korban meninggal. Luka itu ada di bagian kepala, dada, leher, pinggang, dan tangan," katanya.

Sebelum menghabisi korban, para pelaku mengikuti korban sejak Pukul 20.00 WIB.

Mereka kemudian melakukan eksekusi pada Pukul 23.49 WIB di depan rumah korban.

"Pasal yang dikenakan yakni pasal 340 subsider pasal 338 junto pasal 556 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara," katanya.

Aldi Subartono mengatakan, pengungkapan kasus itu dilakukan Polres Karawang dalam waktu satu minggu.

Keenam pelaku adalah NW, AM (25), H (39), BN (34), RN (33), dan MH (25).

Foto : NW (49) menjadi otak pembunuhan pemilik atau bos rumah makan padang, Khairul Amin (54) di Karawang, Jawa Barat. NW mengaku khilaf. Foto Kolase: Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono dan NW, otak pelaku pembunuhan suaminya sendiri yang merupakan seorang bos rumah makan padang di Karawang berada di Mapolres Karawang, Sabtu (6/11/2021). (Kolase TribunBekasi.com/Muhammad Azzam)

"Setelah kita melihat bukti-bukti dan melakukan penyelidikan.

Kemudian kita menangkap AM alias Otong. Setelah kita berhasil mengungkap para pelaku lainnya," katanya.

Aldi menyebutkan, kasus tersebut bermula ketika Khairul Amin ditemukan terluka dan kemudian meninggal di depan rumahnya di Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Rabu (27/10/2021).

Anak korban Rizca Putri (21) saat itu mendengar teriakan minta tolong dan suara sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Setelah dia keluar, ternyata suara teriakan itu terlontar dari ayahnya mengalami luka bacok.

Rizca sempat meminta tolong untuk membawa ayahnya ke rumah sakit.

Akan tetapi, ayahnya sudah meninggal di lokasi kejadian. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Nyawa Bos Rumah Makan Padang Melayang di Tangan Istri, Begini Kronologinya

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved