Breaking News:

Kesehatan

Waspada Efek Buruk Diet Jus Buah Bagi Kesehatan

Jus dapat diperas dengan tangan atau dengan juicer untuk mengeluarkan vitamin, mineral, dan antioksidan yang ada di dalam buah dan sayur

Editor: Finneke Wolajan
google.com
Jus buah 

Mengonsumsi jus pembersih atau juice cleanses secara ekstrem tanpa melakukan tindakan pencegahan, dapat menyebabkan diare, kelelahan, dan mual.

Lebih penting lagi, tubuh manusia dibangun untuk membuang racun melalui proses alami dari hati dan ginjal.

Sebaliknya, jus yang berasal dari sayuran non-organik berisiko menyebabkan asupan lebih banyak racun termasuk pestisida.

Tidak ada bukti yang menunjukkan, bahwa berhenti mengonsumsi makan baik untuk detoks tubuh.

Diet jus tidak berkelanjutan

Diet jus biasanya didasarkan pada penurunan setidaknya 600 hingga 1.000 kalori setiap hari.

Strategi ini digunakan oleh orang-orang yang ingin menurunkan berat badan secepat mungkin dengan menyebabkan defisit kalori.

Ini tentu bukan hal baik untuk dilakukan berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama, karena diet jus memerlambat metabolisme dan menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi .

Diet jus tak cukup gizi untuk pengganti makanan

Jus umumnya kurang lemak dan protein, dan tidak cukup untuk menggantikan diet seimbang.

Protein penting untuk membangun dan memelihara otot.

Sedangkan, lemak sehat dibutuhkan untuk keseimbangan hormon dan menjaga energi.

Susu almond, alpukat, dan yogurt Yunani adalah beberapa pilihan yang bisa ditambahkan pada jus diet, agar tak kekurangan nutrisi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awas, Diet Jus Bisa Berefek Buruk pada Kesehatan"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved