Breaking News:

Nasional

Utang Indonesia Era Jokowi Sebulan Bertambah Rp 86 Triliun, Kini Tembus Rp 6.711 Triliun, Mengapa?

Data terbaru, utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membengkak. Kini tembus Rp 6.711,52 triliun.

Editor: Frandi Piring
Istimewa/Youtube Indonesia Maju
Utang Indonesia Era Jokowi Sebulan Bertambah Rp 86 Triliun, Kini Tembus Rp 6.711 Triliun. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menjelang akhir tahun 2021, utang pemerintah di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali membengkak.

Mengutip laman APBN Kita Kementerian Keuangan per akhir September 2021, utang pemerintah sudah menembus Rp 6.711.52 triliun.

Utang tersebut bertambah cukup signifikan apabila dibandingkan posisi utang pemerintah pada penghujung Agustus 2021 yakni Rp 6.625,43 triliun. 

Artinya, dalam sebulan saja, utang negara sudah bertambah sebesar Rp 86,09 triliun. 

Dengan bertambahnya utang pemerintah, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) juga mengalami kenaikan.

Pada September 2021, rasio utang terhadap PDB adalah 41,38 persen, sementara sebulan sebelumnya yakni 40,85 persen. 

Utang pemerintah Indonesia paling besar dikontribusi dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) domestik yakni sebesar Rp 5.887,67 triliun yang terbagi dalam Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Selain SBN domestik, pemerintah juga berutang melalui penerbitan SBN valas yakni sebesar Rp 1.280 triliun per September 2021.

Baik SBN domestik maupun valas, keduanya sama-sama mengalami kenaikan cukup besar. 

Utang pemerintah lainnya bersumber dari pinjaman yakni sebesar Rp 823,85 triliun meliputi pinjaman dalam negeri sebesar Rp 12,52 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp 811,33 triliun.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved