Breaking News:

Berita Mitra

Keberadaan Sejumlah Korporasi Tambang di Ratatotok Disebut Meresahkan Masyarakat

Keberadaan sejumlah perusahaan tambang emas di Ratatotok dinilai mulai meresahkan masyarakat.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
IST
Billy Lumintang salah satu aktivis masyarakat lingkar tambang Ratatotok. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Keberadaan sejumlah perusahaan tambang emas di Ratatotok dinilai mulai meresahkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Billy Lumintang salah satu aktivis masyarakat lingkar tambang Ratatotok.

"Menurut saya, aktivitas perusahaan-perusahaan tambang di Ratatotok sangat meresahkan, karena mulai dari cara membongkar material memakai bahan peledak yang sama sekali tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan kepada masyarakat sekitar tambang," ujarnya.

Selain itu, dirinya juga meyorot mekanisme pembuangan limbah yang terkesan 'kucing-kucingan'.

"Dan juga terkait pembuangan limbah yang tidak jelas," tukasnya.

Tak hanya itu, Lumintang juga menyayangkan sikap sejumlah korporasi tambang yang dianggap tidak punya tanggungjawab sosial atau Corporat Social Responsibility (CSR).

"Perusahaan-perusahaan di Ratatotok belum ada kontribusinya sama sekali, apalagi CSR," tegasnya.

Ia mencontohkan, saat kejadian bencana alam di Mitra, perusahaan-perusahaan tersebut tidak melibatkan diri dalam membantu warga.

"Contoh bencana alam di Mitra sendiri justru dari perusahaan tambang luar Mitra yang peduli, yang di Mitra tidak ada rasa mana?" rincinya.

Ia juga berharap, ada perekrutan tenaga kerja yang memprioritaskan warga setempat.

"Terkait perekrutan tenaga kerja atau karyawan juga seharusnya memprioritaskan yang ada di lingkar tambang itu sendiri," pungkasnya.

Baca juga: Pemkot Tomohon Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan, Rolly Toreh: Ini Wujud Pencapaian CS-WL

Baca juga: Dirum PD Pasar Manado Lucky Senduk Jawab Tudingan Pendemo

Baca juga: Honda BeAT Motor Paling Laris di Indonesia, ini Fitur Teknologi dan Harganya OTR Sulut

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved