RHK Minggu 31 Oktober 2021
RENUNGAN HARIAN KELUARGA Efesus 4:17-19 - Pengertian yang Bodoh
Hari ini Gereja memperingati 504 Tahun “Reformasi Gereja Protestan” (31 Oktober 1517 di mana Martin Luther menyampaikan 95 dalil)
Efesus 4:17-19
"Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran."
----------------------------------------------
TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari ini Gereja memperingati 504 Tahun “Reformasi Gereja Protestan” (31 Oktober 1517 di mana Martin Luther menyampaikan 95 dalil) dan Hari Doa Alkitab.
Hal ini menjadi momentum Gereja untuk mengevaluasi diri dari ajaran yang seharusnya tidak bertentangan dengan kebenaran Firman Tuhan. Rasul Paulus mengingatkan agar kehidupan orang percaya harus punya nilai perubahan hidup dan tidak sama pola hidupnya seperti orang yang tidak mengenal Allah.
Reformasi Gereja bukan berarti membuat atau menciptakan ajaran baru tetapi harus mengarahkan kembali kepada kebenaran Firman Tuhan dalam Alkitab. Sehingga perubahan hidup setiap orang percaya selalu dalam terang Firman-Nya.
Dengan demikian Reformasi Gereja justru mengembalikan Gereja pada kebenaran mutlak berdasarkan Firman-Nya (on the track/berada pada jalur/arah sebenarnya) sebagaimana semboyan dalam tradisi Gereja Reformasi Protestan yaitu Sola Scriptura (Kebenaran mutlak hanya dalam Alkitab yang adalah Firman Tuhan).
Bagi Rasul Paulus banyak orang sering disesatkan dengan pikiran yang sia-sia, pengertian yang gelap yang dikuasai oleh hawa nafsu; Inilah yang dimaksudkan dengan pengertian yang bodoh, dimana setiap orang yang telah mengaku percaya kepada Allah harus meninggalkan sifat dan karakter yang tercela termasuk dengan segala perbuatan yang tidak berkenan kepada Allah, seperti percabulan/persinahan (free sex), percaya pada ramalan nasib, judi, narkoba, kumpul kebo (hidup bersama tanpa ikatan yang sah), dan perbuatan jahat lainnya.
Sebagai keluarga kristen marilah kita selalu hidup berdasarkan terang Firman Tuhan. Rajin membaca Alkitab, rajin berdoa dan tidak meninggalkan persekutuan bersama Tuhan melalui ibadah keluarga, kolom, BIPRA, Lansia dan jemaat. Dengan demikian kita tidak akan mudah disesatkan dengan ajaran dan pengertian yang bodoh di era masa kini. Amin.
DOA: Ya Tuhan, berilah kami pengertian yang benar menurut kesaksian Firman-Mu dalam terang kuasa Roh Kudus agar kami tidak muda disesatkan dengan berbagai ajaran dunia masa kini dan tuntunlah kami selalu untuk lebih dekat pada kebenaran dan kehendak-Mu yang kudus. Amin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/paulus-berpisah-dengan-penatua-di-efesus-jemaat-menangis-tersedu-sedu.jpg)