Breaking News:

KKB di Papua

Dua Oknum Polisi Jual Amunisi ke KKB Papua, Ini Identitasnya

Dua oknum polisi dikabarkan menjual amunisi ke KKB Papua. Masing-masing di Polres Nabire dan Yapen.

Editor: Frandi Piring
Kolase Foto Tribunmanado/Tribunnews.com/Kompas.com
Dua Oknum Polisi Jual Amunisi ke KKB Papua. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya dua orang oknum polisi diduga terlibat menjual amunisi kepada kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua ditangkap.

Perbuatan kedua oknum polisi tersebut dikecam banyak pihak.

Salah satunya Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti yang merasa dikhianati atas perbuatan oknum polisi tersebut.

Poengky mengatakan, hal itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap NKRI dan institusi Polri.

"Jika terbukti benar, harus dihukum berat," kata Poengky, Sabtu (30/10/2021), dikutip dari Antara.

Kata Poengky, tindakan kedua oknum polisi tersebut dapat dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Berdasarkan Undang-Undang tersebut tindakan kedua orang tersebut dapat dijatuhi hukuman mati atau seumur hidup.

"Atau bisa penjara setinggi-tingginya 20 tahun," ucapnya.

Menurutnya, kejadian ini bertentangan dengan upaya Polri bersama TNI yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi yang berusaha memberantas KKB di Papua.

KKB yang dilabeli teroris oleh pemerintah ini sudah melakukan teror kepada masyarakat dan aparat keamanan di Papua.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved