Breaking News:

Berita Minsel

Kalapas Amurang Minsel Ajari Napi Produksi Minyak Gorang Tempe Budidaya Mujair

Aktivitas warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara

Penulis: Rul Mantik | Editor: Chintya Rantung
Rul Mantik/Tribun manado
Kalapas Kelas III Amurang, Fentje Mamirahi sedang memantau kolam berisi ribuan ekor ikan mujair, ditemani salah seorang warga binaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Aktivitas warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tak pernah sepi.

Hampir setiap hari warga binaan disibukkan dengan kerja yang menghasilkan sesuatu yang berguna.

Tingginya aktivitas di dalam Lapas membuat kondusifitas warga binaan lapas Amurang, terjaga.

Menurut Kalapas Amurang, Fentje Mamirahi, ada 4 kegiatan yang dikerjakan warga binaan Lapas Amurang.

"Mereka saya ajak untuk berkreasi membuat minyak goreng dari bahan dasar kelapa, membuat tempe dan membuat pot bunga," ungkap Fentje Mamirahi.

Hasil dari usaha warga binaan ini, kata Fentje, ada yang mereka gunakan untuk dikonsumsi dan ada yang dipasarkan.

"Kalau produksinya banyak, hasilnya bisa dipasarkan di luar," ucapnya.

Kegiatan pembuatan bahan makanan dan pot bunga, kata Fentje, adalah bagian dari program pemasyarakatan di dalam Lapas.

Kegiatan ini jelasnya, menjadi semacam pelatihan keterampilan warga binaan sebelum mereka kembali ke masyarakat.

"Jadi manfaatnya banyak. Selain kegiatan ini dapat menciptakan kodusifitas di dalan Lapas, kegiatan ini juga sebagai pelatihan keterampilan warga binaan. Bisa saja, ketika mereka keluar nanti, bisa menggunakan ilmu yang mereka peroleh di dalam Lapas untuk berusaha di luar," terangnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved