Maskapai Indonesia

Nasib Garuda Indonesia yang Dikabarkan Akan Digantikan Pelita Air Service Akibat Terlilit Utang

Terkait hal tersebut kabarnya Garuda Indonesia akan digantikan oleh Pelita Air Service.

Editor: Glendi Manengal
Wikipedia
Maskapai Garuda Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Garuda Indonesia saat ini tengah diambang bangkrut akibat terlilit hutang.

Terkait hal tersebut kabarnya Garuda Indonesia akan digantikan oleh Pelita Air Service.

Hal tersebut dikarenakan kondisi Garuda Indonesia saat ini sangat sulit.

Baca juga: Hasil Liga Italia Juventus vs Sassuolo, Bianconeri Dipermalukan Tim Tamu, Kebobolan Dimenit Terakhir

Baca juga: Bacaan Surah Al Quran Al Insan Ayat 1 hingga 31, Arab, Latin dan Terjemahan

Baca juga: Chord dan Lirik Lagu Sumpah Ku Mencintaimu - Seventeen, Mudah Dimainkan

Kabar mengenai maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang akan digantikan oleh Pelita Air Service ramai menjadi perbincangan. 

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Irfan Setiaputra mengakui, saat ini maskapai yang dipimpinnya sedang dalam kondisi sangat sulit.

Karena itu, seluruh manajemen dan pemerintah saat ini sedang berusaha keras melakukan restrukturisasi utang.

"Selama 24 jam upaya ini (restrukturisasi utang-Red) terus dilakukan oleh manajemen, pemegang saham, komisaris dan para adviser," jelasnya.

Terkait dengan wacana Pelita Air yang akan menggantikan Garuda Indonesia sebagai flag carrier, Irfan menyebut, hal itu sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah apabila nantinya restrukturisasi dan negosiasi Garuda Indonesia tak berhasil dilakukan, pemerintah bisa membesarkan Pelita Air sebagai maskapai yang melayani penerbangan berjadwal.

"Itu bentuk tanggung jawab pemerintah apabila restrukturisasi gagal pemerintah bisa membesarkan Pelita, tapi kalau enggak gagal ya jalan terus (Garuda-Red)," tukasnya.

Meski isu Pelita Air bakal menggantikan Garuda belakangan ini, Irfan memastikan hal tersebut tidak akan menganggu upaya restrukturisasi yang sedang dilakukan pihaknya.

"Jadi jangan disangkutpautkan bahwa kalau Pelita itu mengganggu konsentrasi kami dalam melakukan restrukturisasi Garuda, enggak sama sekali," tandasnya.

Adapun, Pelita Air Service telah mengantongi izin usaha penerbangan komersial. Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati membenarkan surat izin usaha sudah dikeluarkan untuk Pelita Air. "Ya (surat izin sudah keluar-Red)," katanya, saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (27/10).

Menurut dia, Pelita Air sudah mengantongi sertifikat standar angkutan udara niaga berjadwal. Sertifikat tersebut berfungsi untuk melakukan operasional penerbangan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Novie Riyanto menuturkan, Pelita Air Service sudah memiliki sertifikat standar yang diterbitkan oleh Online Single Submission Risk Based Approach.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved