Breaking News:

Berita Minsel

Antisipasi efek Over Capacity, Kalapas Amurang Ajak Tahanan Lomba Makan Olahraga dan Ibadah

Dari 245 pengguni Lapas Amurang, 156 orang di antaranya adalah narapidana, sedangkan 89 orang adalah tahanan.

Penulis: Rul Mantik | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Rul Mantik
Kalapas Amurang, Fentje Mamirahi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Jumlah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), sudah melebihi kapasitas seharusnya.

Dari kapasitas ruangan tahanan hanya untuk 182 orang, kini sudah diisi dengan 245 orang warga binaan. Ada kelebihan 63 orang.

Dari 245 pengguni Lapas Amurang, 156 orang di antaranya adalah narapidana, sedangkan 89 orang adalah tahanan.

Banyaknya tahanan yang menghuni Lapas Amurang, disebabkan banyaknya kasus yang terjadi di Kabupaten Minahasa Selatan.

Faktor penyebab lain tingginya jumlah tahanan di Lapas Amurang, karena adanya pindahan tahanan dari Lapas Tuminting, Kota Manado, karena dibakar beberapa tahanan.

Untuk mengantisipasi resiko negatif dari over capacity, Kepala Lapas Amurang, Fentje Mamirahi, putar otak.

"Kami harus putar otak, bagaimana cara kami membuat para warga binaan tidak berpikiran negatif," kata Fentje Mamirahi, saat diwawancarai wartawan tribunmanado.co.id, Selasa (26/10/2021).

Menurut Fentje, ada beberapa kegiatan yang melibatkan warga binaan yang dia lakukan.

"Untuk menjaga kondusivitas di dalam Lapas, saya menggelar lomba makan. Yang dapat juara saya kasih hadiah," ungkap Fentje.

Selain itu, dia mendorong peningkatan kegiatan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan para warga binaan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved