Berita Mitra

Sejumlah Petani Kelapa di Desa Minanga Mitra Keluhkan Kendala Penjualan Arang Tempurung

Keberadaan arang tempurung di pasar internasional terus diminati.Hal itu membuat salah satu produk turunan kelapa ini kian meningkat harganya.

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
Kharisma Kuruma/Tribun Manado
Petani kelapa di Desa Minanga, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Keberadaan arang tempurung di pasar internasional terus diminati.

Hal itu membuat salah satu produk turunan kelapa ini kian meningkat harganya.

Jika yang sebelumnya tempurung hanya dijadikan sebagai bahan baku untuk membakar ikan, kini ia mulai dilirik pasar ekspor.

Bahkan berdasarkan informasi yang dirangkum, kebutuhan pasar akan arang tempurung tidak terbatas.

Meski begitu, kenyataan pilu masih dirasakan para petani.

Salah satu masalahnya adalah akses penjualan yang masih melewati banyak tahapan.

Hal ini diungkap petani kelapa di Desa Minanga, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Reza Marcelino Paki.

"Harapan kami memang untuk arang tempurung ini kiranya pemerintah bisa menyediakan akses lebih mudah untuk penjualan.

Kalau bisa agar kami bisa langsung mengakses ke pasar internasional," tuturnya saat ditemui di sela-sela pembakaran arang tempurung, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, berbagai tahapan yang masih melibatkan 'banyak tangan' ini berpengaruh pada pendapatan petani tradisional.

"Yang kami tahu harganya lumayan, cuman karena kekurangan akses penjualan yah kami hanya mendapatkan harga yang relatif lebih murah," jelasnya.

Padahal menurutnya dalam sekali pengolahan tempurung hingga menjadi arang memakan waktu dan tenaga yang cukup banyak.

"Kalau sekali olah dalam sehari kami harus membayar pekerja. Belum lagi biaya pengangkutan air. Jadi kami berharap ada akses penjualan langsung yang dibuka," timpalnya.

Tentang Mitra

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) adalah salah satu Kabupaten di antara 15 Kabupaten/Kota (11 Kabupaten dan 4 Kota) yang ada di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.

Ibu kota Kabupaten Minahasa Tenggara adalah Ratahan, berjarak sekitar 80 km dari Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. 

Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki 12 kecamatan, 9 kelurahan dan 135 desa (dari total 171 kecamatan, 332 kelurahan dan 1.507 desa di seluruh Sulawesi Utara).

Luas wilayah Minahasa Tenggara adalah 710,83 km². 

Saat ini Kabupaten Minahasa Tenggara dipimpin Bupati Mitra James Sumendap dan Wakil Bupati Jesaja Jocke Legi. 

Baca juga: Kecelakaan Tadi Siang Pukul 12.30 WIB, Tabrakan Gerbong LRT, Saksi: Bunyinya Seperti Ledakan

Baca juga: Ingat Gempa Mentawai Tahun 2010? Tsunami Menyapu Pulau dan Desa Didalam, Ratusan Orang Tewas

Baca juga: Masih Ingat Nur Sajat? Selebriti Transgender & Pengusaha Malaysia, Kini Melarikan Diri di Australia

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved