Breaking News:

Info Kesehatan

Benarkah Minum Kunyit Bisa Bikin Rahim Kering? Lalu Berapa Dosis Sebenarnya yang Dianjurkan Diminum

Kunyit bukan sekadar bumbu dapur, namun juga menjadi bagian dari obat-obatan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan.

Editor: Indry Panigoro
Thinkstockphotos
Ilustrasi kunyit 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kunyit atau kunir, adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara.

Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. 

Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini, baik sebagai pelengkap bumbu masakan, jamu atau obat untuk menjaga kesehatan dan kecantikan seperti pemakaian dalam perawatan kulit dan wajah.

Produk farmasi berbahan baku kunyit, mampu bersaing dengan berbagai obat paten, misalnya untuk peradangan sendi (arthritis-rheumatoid) atau osteo-arthritis berbahan aktif natrium deklofenak, piroksikam, dan fenil butason dengan harga yang relatif mahal atau suplemen makanan (Vitamin-plus) dalam bentuk kapsul.

Namun ada rumor di masyarakat mengatakan mengonsumsi kunyit terlalu sering dapat  membuat rahim atau peranakan kering. Benarkah demikian? Simak penjelasan dr Zaidul Akbar berikut ini.

Kunyit bukan sekadar bumbu dapur, namun juga menjadi bagian dari obat-obatan herbal yang bermanfaat untuk kesehatan.

Beberapa di antaranya seperti minum kunyit asam, susu kunyit, atau minum air rebusan kunyit.

Kandungan curcumin yang terdapat dalam kunyit menjadi alasan kunyit memiliki efek antiinflamasi yang kuat.

Bisa dikatakan, manfaat kunyit bisa didapatkan karena kandungan kurkumin di dalamnya.

Apa pun bentuknya, minum kunyit memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, benarkah sering minum kunyit dapat membuat rahim atau peranakan kering?

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved