Breaking News:

Berita Tomohon

Anggota DPRD Tomohon Mono Turang: Dana PEN Solusi Mengejar Ketertinggalan Pembangunan Akibat Pandemi

Kota Tomohon mendapat Rp 100 miliar lebih, bantuan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Penulis: Hesly Marentek | Editor: Chintya Rantung
Foto: Istimewa, FMT
Ferdinad Mono Turang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kota Tomohon mendapat Rp 100 miliar lebih, bantuan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Untuk pencairan tahap 1 pun segera terealisasi, yang mana sebesar Rp 25 Miliar bakal diterima Pemerintah Kota Tomohon.

Terkait dana PEN, mendapat tanggapan dari Anggota Komisi I DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang.

Menurut legislator yang dikenal vocal ini, adanya bantuan Dana PEN tentu sangat strategis dan menjadi solusi.

Mengingat sejak adanya pandemi sejumlah target-target pembangunan terhambat, termasuk untuk infrastruktur.

"Pandemi Covid-19 kurang lebih 2 tahun membuyarkan target-target pembangunan. Banyak program terutama infrastruktur tidak terealisasi karena kebijakan refocusing dan pemotongan anggaran," kata Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tomohon ini, Minggu (24/10/2021).

"Dana PEN merupakan solusi untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur. Itu sebab dana PEN sangat strategis," sambung Mono yanh juga sebagi Wakil Ketua Fraksi PDI-P ini.

Adapun Dana PEN, diterangkan sebetulnya tak membebani keuangan daerah.

Dikarenakan ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat, sehingga tak mungkin Pemerintah Pusat menyusahkan daerah.

"Ingat, PEN ini kebijakan pemerintah pusat. Jadi, tidak mungkin pusat akan membuat susah daerah. Kami salut dan mengapresiasi pemerintah Kota Tomohon dengan strategi yang jitu terkait PEN dalam mengatasi masalah pembangunan di Kota Tomohon akibat pendemi Covid-19," tutup Jebolan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved