Breaking News:

Berita Nasional

Segini Perkiraan Biaya Umrah Terbaru, Bisa Alami Kenaikan 30 Persen

Menurutnya, peningkatan biaya umrah yang sebelumnya Rp 26 juta akan naik jadi di atas Rp 30 jutaan.

Editor: Alpen Martinus
AFP/ABDEL GHANI BASHIR via SerambiNews
Suasana di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemerintah Arab Saudi sudah membuka kembali kesempatan untuk umrah bagi jemaah asal Indonesia.

Namun sepertinya, jemaah harus menambah sedikit anggaran lagi untuk berangkat.

Sebab diperkirakan, biaya Umrah bisa bertambah.

Baca juga: Akhirnya Akses Umrah Jamaah Indonesia Kembali Dibuka, Ini Syarat Dari Kerajaan Saudi

Biaya Umroh Diperkirakan Akan Naik Sebesar 30 Persen, Ini Alasannya
Ilustrasi - Biaya Umroh Diperkirakan Akan Naik Sebesar 30 Persen, Ini Alasannya.(vecer.press)

Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Budi Darmawan mengatakan biaya umrah yang sudah ditetapkan sebesar Rp 26 juta diprediksi bakal bertambah.

Tambahan biaya ini dikarenakan adanya aturan karantina, pemeriksaan PCR, dan asuransi.

Menurutnya, peningkatan biaya umrah yang sebelumnya Rp 26 juta akan naik jadi di atas Rp 30 jutaan.

"Kemungkinan akan ada kenaikan 30 persen lagi. Jadi bisa di atas Rp 30 jutaan. Itu hanya sekadar gambaran yang harus dipersiapkan," kata Budi dalam diskusi virtual dikutip dari Kompas.com, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Kabar Terbaru Terkait Umrah untuk Jemaah Indonesia

Aturan karantina dan PCR datang dari pemerintah Arab Saudi.

Jemaah Indonesia diharuskan melakukan karantina selama lima hari, melakukan pemeriksaan PCR, dan biaya asuransi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved