Breaking News:

Berita Sulut

Hingga September 2021, Jasa Raharja Sulut Bayarkan Rp 30 Miliar Santunan Korban Lakalantas

PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
fernando lumowa/tribun manado
Pelayanan di kantor Jasa Raharja Cabang Sulut. Hingga September 2021, Jasa Raharja telah menyalurkan santunan lakalantas sebesar Rp 30 miliar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Hingga September 2021, Jasa Raharja Sulut telah membayarkan santunan korban kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) sebesar Rp 30 miliar.

"Santunan dibayarkan kepada korban ataupun ahli waris korban yang ada di wilayah kerja kami, Sulut, Gorontalo dan Malut," kata Kepala Jasa Raharja Sulut, Pahlevi Barnawi Syarief, Kamis (21/10/2021).

Pahlevi menjelaskan, santunan yang diserahkan terdiri dari korban meninggal dunia Rp 19 miliar dan korban luka-luka Rp 10,2 miliar.

Katanya, dengan meningkatnya jumlah santunan kepada korban lakalantas, pihaknya mengimbau masyarakat agar terus berhati-hati dalam berkendara untuk menghindari kecelakaan di jalan.

"Selalu patuhi peraturan dan rambu lalu lintas, melengkapi dokumen dan kelengkapan kendaraan serta berkendara dengan tertib dan aman," jelasnya.

Ia memastikan, setiap kasus laka lantas yang terjadi, petugas Jasa Raharja memperoleh informasi dari Satlantas di Unit Laka setiap Polres secara up to date.

Sehingga dari setiap kasus kecelakaan lalu lintas dapat dilakukan penangan dengan cepat.

Dari data korban kecelakaan yang diberikan Unit Laka Polres, petugas Jasa Raharja langsung menemui ahli waris korban untuk membantu melengkapi persyaratan yang dibutuhkan dalam memperoleh santunan.

Jasa Raharja memberi jaminan kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan dan menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan angkutan umum yang dirawat di rumah sakit (RS).

Jaminan itu berupa biaya perawatan luka maksimal sebesar Rp 20 juta.

Untuk korban meninggal dunia santunan yang diserahkan sebesar Rp 50 juta.

Pahlevi juga mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar secara tertib membayar pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ setiap tahun.

Sumber dana untuk membayar santunan kepada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang terjamin oleh Jasa Raharja, diperoleh dari pembayaran SWDKLLJ yang dibayarkan setiap tahun di Kantor SAMSAT bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).(ndo)

Baca juga: Pria Tewas Dibakar Massa, Korban Dituding Maling Motor padahal Tak Ada yang Kehilangan

Baca juga: Terkait Pencemaran Nama Baik, Haris Azhar dan Luhut Pandjaitan Dimediasi Polda Metro Jaya Hari Ini

Baca juga: Baim Wong Kaget, Ada Wanita Hamil di Depan Rumah, Ternyata Ingin Lakukan Hal Ini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved