Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Apakah Polisi Boleh Periksa Ponsel Warga? Buntut Viral Aksi Aipda Ambarita, Ini Penjelasan Kompolnas

Sebelumnya diketahui seorang polisi bernama Aipda Ambarita jadi perhatian publik.

Editor: Glendi Manengal
(Tribun Medan/IST)
Aipda MP Ambarita sudah tak asing bagi pemuda-pemudi Jakarta Timur. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya diketahui seorang polisi bernama Aipda Ambarita jadi perhatian publik.

Diketahui Aipda Ambarita saat melakukan patroli malam memeriksa ponsel warga.

Hal itulah yang jadi sorotan, Apakah boleh mengambil ponsel orang lain.

Baca juga: Shandy Aulia Bahas Penurunan Berat Badan, Singgung soal Patah Hati

Baca juga: Jessica Iskandar Minta Doa Restu Jelang Pernikahan dengan Vincent Verhaag

Baca juga: Live Streaming Man United vs Atalanta Kamis Pukul 02.00 WIB di Old Trafford, Liga Champions Grup F

Beredar di media sosial sebuah video yang menunjukkan seorang polisi memeriksa ponsel milik warga.

Tayangan tersebut merupakan tayangan lama, namun kini kembali viral.

Terkait video tersebut Kompolnas buka suara dan memberikan penjelasan.

Dalam video itu tampak seorang polisi dengan nama Aipda Ambarita bersama anggota lainnya sedang melakukan razia patroli malam.

Kemudian ia meminta ponsel seorang warga untuk diperiksa.

Tampak pemilik ponsel sempat menolak dan mempertanyakan tujuan polisi lantaran merasa mengganggu privasinya.

Namun polisi itu bergeming, bahkan rekannya yang lain mendukung tindakan itu.

Video itu diunggah di akun TikTok @donikusuma1999.

Terkait tindakan polisi itu, Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti mengaku tak mengetahui konteksnya lantaran rekaman yang ditunjukkan tak utuh.

Ia menjelaskan, tindakan anggota yang mengambil ponsel milik orang lain tanpa dasar hukum dan surat perintah merupakan hal yang keliru.

"Itu keliru. Bahkan di KUHAP, untuk penyitaan barang yang diduga berkaitan dengan kejahatan saja harus dengan ijin pengadilan," kata Poengky.

Poengky berharap, pimpinan kepolisian memberikan perhatian dan menindaklanjuti video yang beredar itu.

Ia juga berharap seluruh anggota Polri harus berhati-hati menjalankan tugas.

Hal itu lantaran pengawas Polri tak hanya berasal dari internal saja seperti kompolnas.

Tetapi masyarakat juga menjadi pengawas bagi semua anggota.

(Tribun-Video.com/TribunMedan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved