Breaking News:

Berita Nasional

Ini Perbedaan Pinjaman Online Ilegal dan Pinjaman Online Legal Menurut OJK

Satgas Waspada Investasi (SWI) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpesan agar masyarakat berhati-hati dan waspada terkait penawaran pinjol.

Editor: Rhendi Umar
Thinkstocks/Fitriyantoandi via Kompas.com
Ilustrasi uang rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini sebuah kantor pinjaman online atau pinjol digerebek oleh aparat kepolisian.

Penggerebekan dilakukan karena pinjaman online tersebut ilegal dan dalam praktiknya justru merugikan masyarakat.

Para korban pinjol ini mengeluh tertekan karena teror penagihan, potongan pinjaman yang terlampau tinggi, hingga bunga yang mencekik.

Satgas Waspada Investasi (SWI) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpesan agar masyarakat berhati-hati dan waspada terkait penawaran pinjol.

Salah satunya, dengan mengetahui pinjol mana yang legal dan pinjol mana yang ilegal.

Lantas apa saja perbedaan pinjaman online ilegal dan pinjaman online legal?

Berikut perbedaan pinjaman online atau fintech ilegal dan fintech legal menurut OJK:

1. Regulator atau pengawas

Fintech ilegal: Tidak ada regulator khusus yang bertugas mengawasi kegiatan Penyelenggara Fintech Lending ilegal.

Fintech legal: Penyelenggara Fintech Lending yang terdaftar/berizin di OJK berada dalam pengawasan OJK sehingga sangat memperhatikan aspek pelindungan konsumen .

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved