Breaking News:

Kasus Pencurian

Bacok Terduga Pencuri, Penjaga Kolam Ditangkap Polisi, Pemilik Tak Setuju karena Itu Membela Diri

Kabarnya seorang penjaga kolam membancok terduga pencuri, diketahui kasus tersebut terjadi di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Jateng/ Reza Gustav
Ali Ghuffron, pemilik kolam ikan yang merasa resah lantaran barang-barangnya beserta ikan sering dicuri, menunjukkan lokasi kejadian pembacokan terhadap pencuri ikan di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya seorang penjaga kolam membancok terduga pencuri.

Diketahui kasus tersebut terjadi di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.

Akibat kejadian tersebut penjaga kolam ditangkap polisi, namun para pemilik kolam justru menyayangkan penangkapan itu.

Baca juga: Caroll Senduk Terpilih Jadi Pnt P/KB GMIM Kakaskasen Pniel Tomohon, Jeandarc Karundeng Ketua WKI

Baca juga: Ganda Putra Kevin Sanjaya dan Marcus Gideon Tak Berpasangan di Final Piala Thomas 2021, Kenapa?

Baca juga: Pemilihan Pelayan Khusus GMIM Sukses, Ini Pesan Ketua Sinode Pdt Arina bagi Pelsus dan Jemaat 

Sejumlah warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, mengungkapkan keresahannya lantaran kolam di wilayahnya ternyata sering mengalami kemalingan atau kecurian.

Hal tersebut mereka ungkapkan berkaitan dengan penangkapan Kasmito (74), atau disapa Mbah Minto, penjaga kolam yang membacok terduga pencuri ikan, Marjani (38), oleh Polres Demak.

Polres Demak yang sebelumnya melakukan penyelidikan terhadap kejadian tersebut menetapkan Kasmito sebagai tersangka.

Kasmito dikenai Pasal Penganiayaan 351 Ayat 2 KUHPidana dan ancaman penjara lima tahun.

Pemilik kolam, Suhadak, bersama pemilik kolam lain mengaku menyayangkan Mbah Minto ditangkap, karena membela diri dari pencuri ikan yang membawa alat setrum.

“Di sini sering terjadi kemalingan. Ikan berkilo-kilo dicuri, apalagi pencuri pakai alat setrum yang dimasukkan ke kolam jadi membahayakan ikan-ikan lain,” ujar Ali Ghuffron, mewakili Suhadak, ketika ditemui di lokasi pembacokan, Kamis (14/10/2021).

Warga di sana juga mengeluhkan alat-alat keperluan kebun seperti generator, pompa dan lain-lain juga dicuri sejak lama.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved