Internasional
Pria Kaya Berharta Rp 2.932 Triliun Ini Ingin Bikin Pabrik Mobil Mewah di Planet Mars
CEO Space itu mengatakan bahwa mimpinya untuk "membangun pabrik di luar angkasa" mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bergelimang harta hingga jadi orang terkaya dunia, mimpi membangun pabrik di luar angkasa diwacanakan Elon Musk.
Elon Musk berambisi untuk membangun pabrik Tesla dan menciptakan mobil di Mars sebelum ia mati.
CEO Space itu mengatakan bahwa mimpinya untuk "membangun pabrik di luar angkasa" mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Musk selama pertemuan pemegang saham Tesla di Austin, Texas pekan lalu,
Akan tetapi orang terkaya di dunia ini yakin, mimpinya bisa terwujud sebelum ia mati, seperti yang dilansir dari Daily Mail pada Senin (11/10/2021).
"Jadi, kita tahun-tahun sebelum pabrik pertama Tesla di luar planet," kata Elon Musk yang menanggapi pertanyaan pemegang saham tentang kapan Tesla akan membangun kendaraan di luar angkasa, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Fox Business.
"Maksudku, aku ingin melihatnya sebelum aku mati.
Itu akan keren," ucap pria yang memiliki kekayaan 206,3 miliar dollar AS ( Rp 2.932 Triliun ).
(Foto: Elon Musk ingin dirikan pabrik Tesla di Planet Mars. (Reuters)
"Jadi, saya tidak tahu apa yang kami dapatkan 40 tahun ke depan. Mudah-mudahan, sebelum saya mati, pada dasarnya.
Itu bagus sekali," ujar pria berusia 50 tahun ini tentang mimpinya untuk membangun pabrik Tesla di luar angkasa.
Saat ini, Tesla memiliki 4 fasilitas manufaktur di Bumi, yaitu Fremont, California; Sparks, Nevada; Buffalo, New York (berfokus pada energi surya); dan Shanghai, China.
Saat ini, sedang dalam proses membangun dua lainnya, satu di Berlin, Jerman dan satu lagi di Austin, Texas, yang dikenal sebagai Giga Texas.
Pada Februari, Musk meluncurkan rencana ambisius untuk menempatkan manusia di Mars pada 2026, 7 tahun sebelum NASA bermaksud mengirim astronot ke Planet Merah itu.
Untuk melakukannya, perusahaan Musk, SpaceX, sedang membangun roket Starship yang kuat (bersama dengan booster Super Heavy) yang dapat membawa manusia dan material ke bulan dan Mars.
Begitu manusia tiba di Mars, Musk mengatakan dia percaya bahwa sebanyak 1 juta orang dapat hidup di Mars pada 2050 di "kubah kaca" melalui rencana kontroversial untuk mengubah Planet Merah dan membuatnya layak huni.
Jika rencana itu berhasil, itu bukan pengalaman pertama Tesla di luar angkasa. Pada 2018, Musk mengirim Tesla Roadster merah bersama dengan boneka yang dikenal sebagai Starman, di roket Falcon Heavy.
Saat ini, Tesla Roadster berjarak sekitar 167 juta mil dari Bumi, menurut WhereisRoadster.com.
Gagasan untuk membangun industri di luar angkasa bukanlah hal baru bagi orang kaya di dunia.
(Foto: Rencana pembangunan di Mars. (Foto NASA)
Pada Juli setelah penerbangannya ke luar angkasa, pendiri Amazon dan Blue Origin Jeff Bezos mengatakan bahwa industri yang berpolusi perlu dipindahkan ke luar angkasa untuk melindungi lingkungan Bumi.
"Kita perlu mengambil semua industri berat, semua industri yang berpolusi, dan memindahkannya ke luar angkasa.
Dan menjaga Bumi sebagai permata indah dari sebuah planet ini," kata Bezos kepada MSNBC.
"Kita hidup di planet yang indah ini," lanjut Bezos.
"Anda tidak dapat membayangkan betapa tipisnya atmosfer Bumi ketika Anda melihatnya dari luar angkasa," imbuhnya.
"Kita tinggal di dalamnya, dan itu (atmosfer) terlihat sangat besar.
Rasanya, Anda tahu, atmosfer ini sangat besar dan kita bisa mengabaikannya dan memperlakukannya dengan buruk," ucapnya.
"Ketika Anda naik ke sana dan Anda melihatnya, Anda melihat betapa kecilnya dan betapa rapuhnya itu (atmosfer)," tarangnya.
Profil Elon Musk
Menjadi orang terkaya di dunia, seperti apa profil Elon Musk?
Dikutip dari Kompas.com yang melansir Biography, Elon Musk lahir di Afrika Selatan, 28 Juni 1971.
Di usia 10 tahun, ia mulai tertarik pada komputer dengan mempelajari pemograman.
Dua tahun kemudian, ia menjual perangkat lunak pertamanya, sebuah game bernama Blastar.
Pada 1989, Elon Musk pindah ke Kanada untuk berkuliah di Queen's University.
Hal ini terjadi saat ia berusia 17 tahun.
Ia pindah ke Kanada sekaligus untuk menghindar dari kewajiban wajib militer di Afrika Selatan.
Setelah dari Queen's University, Musk kemudian melanjutkan sekolahnya di University of Pennsylvania di tahun 1992.
Pendidikannya terus berlanjut dengan masuk ke Universitas Stanford di California untuk mengejar gelar Phd dalam fisika energi.
Namun, ia hanya sekolah dua hari karena ia akhirnya memutuskan keluar setelah internet mulai ramai di masa itu.
Tak lama setelahnya, ia meluncurkan perusahaan pertamanya bernama Zip2 Corporation pada 1995 bersama saudaranya, Kimbal Musk.
Zip2 menyediakan konten untuk situs web baru The New York Times dan Chicago Tribune.
Pada 1999, sebuah divisi dari Compaq Computer Corporation membeli Zip2 sebesar 307 juta dollar AS dalam bentuk tunai dan 34 juta dollar AS dalam opsi saham.
Setelah mendapat dana penjualan itu, Musk kemudian mendirikan X.com, sebuah perusahaan layanan pembayaran atau keuangan online yang kemudian dikenal sebagai PayPal.
Pada 2002, Musk mendirikan SpaceX, perusahaan di bidang antariksa yang memiliki tujuan membangun pesawat ruang angkasa untuk perjalanan komersial.
Nama Musk semakin banyak dikenal setelah sukses mencatatkan sejarah ketika SpaceX meluncurkan Roket Falcon 9 ke ruang angkasa dengan kapsul tak berawak.
Kendaraan itu dikirim ke ISS dengan membawa 1.000 pon persediaan untuk para astronot di sana, sekaligus menandai pertama kali sebuah perusahaan swasta mengirim pesawat ruang angkasa ke ISS.
Pada Desember 2013, Falcon 9 berhasil membawa satelit ke orbit transfer geosynchronous, jarak ketika satelit akan mengunci ke jalur orbit yang sesuai dengan rotasi Bumi.
Pada bulan September 2017, Musk mempresentasikan rencana desain yang diperbarui untuk BFR (Big Falcon Rocket), sebuah pesawat ruang angkasa yang mampu membawa setidaknya 100 orang.
Produksi Mobil Listrik
Selain mendirikan tiga perusahaan itu, Musk juga menjadi salah satu pendiri dan arsitek produk di Tesla Motors.
Perusahaan itu dibentuk pada 2003 yang didedikasikan untuk memproduksi mobil listrik massal yang terjangku.
Musk mengawasi semua pengembangan produk, rekayasa, dan desain produk perusahaan.
Lima tahun setelah pembentukannya, pada Maret 2008, Tesla meluncurkan Roadster, sebuah mobil sport yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mph dalam 3,7 detik.
Dengan saham di perusahaan yang diambil oleh Daimler dan kemitraan strategis dengan Toyota, Tesla Motors meluncurkan penawaran umum perdana pada Juni 2010, mengumpulkan 226 juta dollar AS.
Kisah Asmara
Elon Musk menikahi Justine Wilson pada tahun 2000, dan pasangan itu memiliki enam anak.
Pada tahun 2002, putra pertama mereka meninggal di usia 10 minggu karena sindrom kematian bayi mendadak.
Setelah perceraian yang kontroversial dari Wilson, Elon Musk bertemu dengan aktris Talulah Riley.
Pasangan itu menikah pada tahun 2010.
Tak lama, Elon Musk dan Talulah Riley berpisah pada tahun 2012, tetapi menikah lagi pada tahun 2013.
Hubungan mereka akhirnya berakhir dengan perceraian di tahun 2016.
Musk kemudian dikabarkan mulai berkencan dengan aktris Amber Heard pada 2016, setelah menyelesaikan perceraiannya dengan Riley dan Heard menyelesaikan perceraiannya dari Johnny Depp.
Jadwal sibuk mereka menyebabkan pasangan itu putus pada Agustus 2017.
Mereka kembali bersama pada Januari 2018 dan berpisah lagi satu bulan kemudian.
Pada Mei 2018, Musk mulai berkencan dengan musisi Grimes (lahir sebagai Claire Boucher).
Grimes melahirkan putra mereka pada 4 Mei 2020, dan Musk mengumumkan bahwa mereka telah menamai anak laki-laki itu "X Æ A-12."
Kemudian di bulan itu, setelah dilaporkan bahwa Negara Bagian California tidak akan menerima nama dengan nomor, pasangan tersebut mengatakan bahwa mereka mengubah nama putra mereka menjadi "X Æ A-XII." (Tribunnews.com/Daryono/Widya) (Kompas.com/Ahmad Naufal Dzulfaroh) (Kontan)
(*)
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Elon Musk Ingin Bangun Pabrik Tesla di Mars Sebelum Mati, https://surabaya.tribunnews.com/2021/10/13/elon-musk-ingin-bangun-pabrik-tesla-di-mars-sebelum-mati?page=all.