Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Atlet PON Sulut

Harapan Gisella dan Icha, Duo Atlet Menembak Sulut setelah Sumbang Medali PON XX Papua

Duo atlet menembak putri Sulut, Gisella Lasut dan Fransisca Siagian  sukses meraih medali perak nomor Air Riffle Women 10 meter beregu putri.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Atlet menembak Sulut, Gisella Lasut (kiri) dan Fransisca Siagian bersama Manager Tim Menembak Sulut di PON XX Papua, Miky JL Wenur usai penyerahan medali di Kompleks Stadion Lukas Enembe, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, belum lama ini. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Cabor menembak Sulut memberi kejutan pada  PON XX Papua 2021.

Datang sebagai peserta yang tak diunggulkan, dua atlet menembak Sulut mampu mengganggu dominasi kontingen yang selama ini menjuarai cabor tersebut.

Buktinya, duo atlet menembak putri Sulut, Gisella Lasut dan Fransisca Siagian  sukses meraih medali perak nomor Air Riffle Women 10 meter beregu putri.

Sementara, Gisella Lasut juga meraih  medali perunggu di nomor yang sama untuk kategori perorangan.

Prestasi itu menjadi tonggak baru olahraga menembak di Sulut. Gisella dan Fransisca pun berharap pemerintah dan KONI memberi perhatian pada pembinaan olahraga menembak di Sulut.

Gisella Lasut berharap nantinya ada fasilitas khusus yakni lapangan menembak untuk jadi tempat latihan serta perlombaan.

"Sekarang memang ada tapi milik pribadi dan komunitas. Baiknya ada semacam lapangan menembak untuk program pelatihan," ujar mahasiswa Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Unima ini kepada Tribunmanado.co.id,

Senada diungkapkan Fransisca Siagian. Icha, demikian ia biasa disapa mengatakan, penyediaan fasilitas pendukung latihan turut menentukan prestasi.

"Kita bisa latihan lebih baik. Khususnya perlunya penyediaan sasaran tembak digital," kata Icha.

Keduanya sepakat, mendesaknya pengadaan SIUS Electronic Scoring Target System untuk meningkatkan kemampuan menembak.

"Dengan SIUS, kita bisa lebih akurat menembak karena selisih nol koma sekian kita tahu," jelas mereka.

SIUS Electronic Scoring Target System merupakan integrasi antara target elektronik yang dapat melakukan penilaian terhadap perkenaan tembakan dengan perangkat lunak yang mengolah hasil dari target elektronik tersebut.

Pelatih Menembak Sulut, Rendy Ratulangi menyebut, pemerintah perlu memberi dukungan untuk pembinaan olahraga menembak. Secara khusus perlunya pengadaan fasilitas yang memadai.

Rendy yang sudah keliling Sulut melihat potensi olahraga menembak sangat besar. "Talenta-talentanya banyak dan yang paling antusias itu millenial," jelasnya.

Katanya, prestasi Gisella dan Icha menjadi bukti Sulut mampu berprestasi di cabor menembak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved