Breaking News:

Berita Sitaro

Bupati Sitaro Evangelian Sasingen Audiens Dengan Petinggi Kemenhub RI

Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Dinas Perhubungan Sitaro
Bupati Evangelian Sasingen saat berkunjung ke kantor Kemenhub RI. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sektor perhubungan laut menjadi urat nadi tranportasi bagi daerah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

Untuk itu, peningkatan sarana dan prasarana transportasi laut menjadi salah satu hal penting yang harus dilakukan pemerintah daerah demi menopang kelancaran aktivitas dan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan.

Menyadari akan hal itu, Bupati Kepulauan Sitaro Evangelian Sasingen melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sekaligus audiens bersama sejumlah petinggi Kemenhub.

Sasingen yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sitaro, Indra Purukan serta Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman, Bob Wuaten diterima Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Irjen Pol (Purn) Budi Setiyadi.

"Tujuan kita datang kesini (Kemenhub) adalah untuk memperjuangkan subsidi agar terus berlanjut bagi lintasan perintis KMP Lokongbanua dan KMP Lohoraung yg dikelola Perusahaan Daerah Pelayaran Sitaro," terang Sasingen melalui pesan Whatsapp, Kamis (14/10/2021).

Dengan begitu, sambung bupati, pengoperasian dua armada penghubung wilayah kepulauan di Kabupaten Sitaro itu bisa terus berjalan normal.

"Apalagi selama ini dua kapal ini yang menjadi andalan kita sebagai penghubung wilayah-wilayah kepulauan di Sitaro, seperti Buhias, Makalehi sampai Biaro," ungkap Sasingen.

Selain itu, kata dia, kunjungan ke Kemenhub RI tersebut berkaitan dengan penyerahan operasional pelabuhan penyeberangan Sawang setelah dilakukan perbaikan kerusakan sarana prasarana oleh pemerintah pusat.

"Kami juga mengusulkan perluasan pelabuhan Ulu Siau, pembangunan pelabuhan alternatif Mahangiang, dermaga evakuasi di Kampung Kiawang dan Pehe, angkutan atau bus perairan sebagai penunjang akses pendidikan dari Pahepa ke Buhias dan Batubulan ke Kiawang," urai bupati.

Tak hanya itu, dalam audiens juga mengemuka soal sarana trasnportasi pulau terluar Makalehi yang pernah teranggarkan pada Dana Alokasi Khusus atau DAK, namun terkena refocusing pada tahun 2020 lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved