Breaking News:

Berita Manado

Kisah Mas Edi, Warga Solo yang Berjualan Mie Bakso di Manado, Bisa Beli Rumah Rp 300 Juta

Mas Edi ketika ditemui tribunmanado.co.id Rabu (13/10/2021) menceritakan bagaimana kisahnya berjualan di Manado.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Sagino atau lebih akrab disapa Mas Edi, adalah warga asal Solo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sagino atau lebih akrab disapa Mas Edi, adalah warga asal Solo penjual mie bakso yang berhasil sekolahkan kedua anaknya hingga sarjana dan dapat membeli rumah dengan harga Rp 300 juta.

Mas Edi ketika ditemui tribunmanado.co.id Rabu (13/10/2021) menceritakan bagaimana kisahnya berjualan di Manado.

"Saya datang ke Manado bersama Mbak sejak tahun 1980, saat itu masih bujangan berumur 18 tahun," kata Mas Edi.

Ia mengatakan dulunya sewa rumah kontrakan, tapi sekarang sudah tinggal di rumah sendiri.

"Dulu ngontrak, tapi sekarang sudah punya rumah sendiri yang saya beli di Kelurahan Wonasa Kapleng saat itu tahun 2015 dengan harga Rp. 300 juta cash dulunya," ucap Sugino.

Sugino sampaikan pada tahun 1980 saat itu jualan bakso keliling dari Kembang sampai jalan siswa di Manado.

Kemudian lanjutnya, pada tahun 1986 berjualan di kantor PLN dan pindah di Polsek Sario tahun 1990.

Lalu tahun 2014 setelah banjir di Manado mulai berjualan menetap di kompleks lapangan KONI Sario hingga sekarang.

"Pembeli di sini kebanyakan warga yang berolahraga di lapangan pagi dan sore. Jualan disini sejak pukul 08.00 sampai 18.00 Wita," tambahnya.

Saat datang dulu disampaikannya masih bujangan usia 18 tapi pada usia 23 tahun menikah dengan seorang wanita sekampung dari Solo.

Hasil pernikahannya dikaruniai tiga orang anak, sulung dan kedua perempuan serta ketiga laki-laki.

"Di sini tinggal dua anak, yang sulung sudah balik ke Solo karena sudah menikah dan sudah ada anak dua. Jualan saya ini sudah milik sendiri setelah kawin," ungkapnya lagi.

Disampaikannya kedua anak perempuannya yang sulung kedua sudah selesai kuliah dan anak ketiga baru selesai sekolah.

"Anak sulung lulusan perawatan dan yang kedua lulusan akuntansi perawatan sedangkan anak ketiga baru selesai SMA dan belum sempat kuliah karena kecelakaan," pungkasnya.

Istrinya hanya membantu mas Edi jualan sehari-hari di Lapangan Sario. (fis)

Jadi Istri Bupati, Artis Cantik Ini Kesal Tak Boleh Lagi Lakukan Hal Ini Karena Dilarang Suami

Kecelakaan Maut Tadi Pukul 04.45 WIB, 2 Perempuan Tewas, Motor Tertabrak Mobil Lalu Korban Terlempar

Jessica Iskandar Yakin dengan Vincent Verhaag, Janji ke Orangtua Pernikahan Terakhir

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved