Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dua Jam Kemudian Api Baru Bisa Dipadamkan 

Saat kejadian Lisne Sasela sedang mencuci kamar mandi, dan bersamaan dengan itu Miss Marlyse keluar rumah.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Charles Komaling
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Peristiwa kebakaran satu unit rumah (vila) di RT X Lingkungan III Kelurahan tersebut, Selasa (12/10/2021) kemarin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO  – Lisne Sasela (44) warga Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jadi saksi peristiwa kebakaran satu unit rumah (vila) di RT X Lingkungan III Kelurahan tersebut, Selasa (12/10/2021) kemarin.

Dalam keterangannya kepada Polisi Polsek Maesa dan Lurah Paceda Herold Barauntu, Lisne Sasela yang keseharian mengurus rumah--yang disewa oleh perempuan warna negara Swiss bernama Miss Marlyse-- menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 wita.

Saat kejadian Lisne Sasela sedang mencuci kamar mandi, dan bersamaan dengan itu Miss Marlyse keluar rumah.

Setelah itu Lisne Sasela kembali ke kamar mandi, melanjutkan pekerjaannya membersihkan.

Tak lama kemudian ia melihat ke bagian ruang tamu tepatnya di bagian plafon, sudah terbakar.

“O Tuhan, kasian bingung mau lari kemana. Api sudah menyala di antara atas pintu dan plafon rumah di ruang tamu. Api sudah menyala, saya langsung keluar rumah tanpa memakai alas kaki untuk meminta pertolongan,” ujar Lisne.

Dia kemudian bertemu dengan seorang warga laki-laki yang membawa motor, lalu meminta tolong pergi ke rumah Ko Coa pemilik rumah yang menyewakan ke WNA asal Swiss.

Melihat rumah sudah terbakar, membuatnya takut dan duduk di bawah pohon, sementara masyarakat dan orang kerja dari pemilih rumah berupaya memadamkan api dan menghubungi mobil pemadam kebakaran.

Tidak ada barang yang sempat dia selamatkan dari dalam rumah, karena dia takut saat kebakaran terdengar bunyi ledakan yang diduga dari tabung gas dan barang elektronik.

“Pemilik rumah (Ko Coa) bilang, biar jo itu barang, asal nyawa saya selamat tidak apa-apa. Terus terang tidak sempat ambil apa-apa,” tambahnya.

“Diduga penyebabnya karena arus pendek, untuk kerugian masih dalam penyelidikan,” kata Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dewa Ayu Rayoka Cempaka, Kapolsek Maesa, Rabu (13/10/2021).

Akibat dari peristiwa itu bagunan rumah nyaris rata tanah, dan belasan ekor ayam peliharaan tewas di dalam kurangan ayam.

Empat unit mobil pemadam dari Satpol PP Kota Bitung dikerahkan untuk memadamkan api. Sekitar dua jam api baru bisa padam. (*)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved