Berita Kotamobagu
Curahan Hati Pedagang di Lapangan Molinow, Ummi Salsa Ingin Jualan Lagi
Inilah curahan hati pedagang yang biasa berjualan di Lapangan Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat.
Penulis: Sriyani Buhang | Editor: Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inilah curahan hati pedagang yang biasa berjualan di Lapangan Molinow Kecamatan Kotamobagu Barat.
Saat ini mereka mendapat informasi bahwa sudah tidak ada lagi yang boleh berjualan di Lapangan Molinow.
Ummi Salsa satu di antara penjual mengatakan sedih dengan info tersebut.
Warga Kelurahan Mongkonai ini sangat sedih karena tak bisa lagi berjualan di Lapangan molinow,
Padahal di lokasi itu sangat ramai. Cukup banyak pembeli yang datang.
Kepada tribunmanado.co.id, Ummi Salsa mengaku tak tau mau bagaimana lagi.
"Sudah tak bisa jualan di Lapangan Molinow karena katanya akan terjadi kemacetan," ujar dia.
Dia mengerti dengan alasan tersebut.
Tapi kalau boleh dipertimbangkan lagi.
"Kami berharap ada solusi dari dinas terkait," ujar dia.
Besar harapannya untuk berjualan di Lapangan Molinow.
"Mulai dari kontrakan, sampai makan (setiap hari) hanya (mengandalkan) hasil dari berjualan nasi kuning di Lapangan Molinow.
Tolong dipertimbangkan kembali," ujar dia.
Kalau memang sudah tidak bisa kata dia, mohon pemerintah menyediakan tempat lain.
Terjadi penurunan penjualan nasi kuning yang dia jual.
Biasanya 12 sampai 15 kilogram beras. Sekarang tinggal 3 kilogram.
Pernyataan Pemerintah
Asisten I Bidang Pemerintahan Pemerintah Kota Kotamobagu, Teddy Makalalag mengatakan sebenarnya tidak ada larangan berjualan di Lapangan Molinow.
Kata dia, pemerintah tidak melarang dalam kaitan dengan usaha apalAgi saat ini dalam pemulihan ekonomi.
Namun yang dimaksud pemerintah adalah diatur.
Kalaupun untuk jualan yaitu di dalam trotoar bukan trotoar yang di depan jalan.
Pemerintah juga melihat dari berbagai sudut pandang.
"Karena pemerintah juga melihat dari sisi estetika, keamanan kemudian arus lalu lintas,
Ini sudah diskusikan bersama Satpol-PP, Camat dan Lurah.
Bagaimana agar pedagang itu tidak berjualan di tempat itu.
Tetapi digeser ke samping lapangan. Disana dari sisi arus lalu lintas aman, dan estetika juga terjaga.
Contoh bisa di lihat di Lapangan Mogolaing awalnya jualan di depan lapangan, dan sekarang dipindahkan ke belakang tepat di depan Kantor Kelurahan Mogolaing," ujar dia. (*)
Tentang Kotamobagu
Kota Kotamobagu adalah salah satu kota di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Jarak Kotamobagu ke Kota Manado yakni 171,2 km, atau memakan waktu sekitar 5 jam 2 menit perjalanan dengan kendaraan.
Sumber pendapatan utama kota ini adalah padi dan jagung.
Kota Kotamobagu mencakup wilayah daratan dan kepulauan dengan total luas daratan 184.33 km2.
Masyarakat Kota Kotamobagu sebagian besar adalah etnis Bolaang Mongondow.
Saat ini Kotamobagu dipimpin oleh Wali Kota Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan.