Breaking News:

Berita Sulut

Supervisi KPK Kunjungi Sulut, Bantu Tingkatkan Penanganan Kasus Korupsi Para APH

Kapolda Sulutdukung KPK RI dalam Pelatihan Bersama Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Perkara Tipikor.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO/ANDREAS Ruaw
Markas Polda Sulut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Penanganan kasus korupsi tidak lepas dari aspek peyelidikan/penyidikan, audit, penuntutan, hingga sidang dan putusan disemua instansi terkait.

Untuk itu, demi meningkatkan peran polisi dalam meningkatkan presentase keberhasilan memberantas korupsi, KPK RI memastikan kesiapan Aparat Penegak Hukum (APH).

Dalam hal ini melalui Supervisi KPK Brigjen Pol Yudhiawan Wibisono mengunjungi Sulawesi Utara demi memantau dan mengontrol langsung seberapa jauh penanganan korupsi di Sulut, Selasa (12/10/2021).

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana pun menyambut Supervisi KPK ini.

Ia mengatakan APH merupakan salah satu fungsi penentu keberhasilan penegakan hukum.

“Sebab dengan melaksanakan peningkatan kemampuan APH dapat diukur tingkat efektivitas, efisiensi, produktivitas, kapabilitas dan akuntabilitas dari Satuan Penyidik Polri, Auditor BPKP, Auditor BPK, Jaksa pada Kejaksaan Tinggi, dan Hakim pada Pengadilan Tinggi Provinsi Sulut,” ujarnya. 

Untuk itu Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana memberikan dukungan KPK RI dalam Pelatihan Bersama Peningkatan Kemampuan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi di Wilayah Provinsi Sulut.

Menurut Irjen Pol Nana Sudjana, kedatangan Supervisi KPK merupakan langkah mengevaluasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan penegakan hukum serta meningkatkan  integritas  maupun  sinergitas antar  instansi terkait.

“Hal ini merupakan salah satu cara untuk menyamakan persepsi dalam penegakan hukum khususnya penanganan perkara tindak pidana korupsi, pencucian uang, serta perbankan sehingga masing-masing instansi terkait dapat lebih optimal dalam melaksanakan tupoksinya,” pungkas Irjen Pol Nana Sudjana. 

Diketahui, untuk pelatihannya sendiri dilaksanakan selama tiga hari dengan peserta berjumlah 67 orang yang berasal dari Polda Sulut, Kejati Sulut, BPK RI Perwakilan Provinsi Sulut, Perwakilan BPKP Provinsi Sulut, serta Pengadilan Tinggi Sulut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved