Breaking News:

Sidang Kasus Korupsi

Sidang Tuntutan Kasus Korupsi Proyek Pemecah Ombak Likupang 2 Minut Ditunda

Persidangan yang dipimpin oleh Majels Hakim Djamaludin Ismail, Muhammad Alfi Sahrin Usup, dan Hakim Ad Hoc Pultoni terpaksa ditunda.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Proses persidangan kasus korupsi proyek pemecah ombak Likupang 2, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sidang kasus korupsi proyek pemecah ombak Likupang 2, Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut) masih terus bergulir.

Saat ini yang sedang menjalani proses sidang adalah Mantan Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) di Pengadilan Neger (PN) Manado yang terletak di Kompleks Pengadilan Terpadu, Jalan Adipura Raya, Kima Atas, Mapanget, Manado, Sulut.

Senin (11/10/2021) VAP seharusnya menjalani sidang tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Namun, persidangan yang dipimpin oleh Majels Hakim Djamaludin Ismail, Muhammad Alfi Sahrin Usup, dan Hakim Ad Hoc Pultoni terpaksa ditunda.

"Ditunda karena tuntutan belum siap," terang Dian ketika ditanya Tribunmanado.co.id.

Penundaan tersebut dilakukan selama satu minggu, yang artinya sidang kembali digelar Senin (18/10/2021).

Seperti yang kita ketahui, VAP diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek pemecah ombak di Likupang 2, Minut.

VAP diduga merugikan negara sebesar Rp 6.745.468.182,00.

Namun pada Rabu (17/3/2021) VAP telah mengembalikan sebagian uang negara sebesar Rp 4,2 miliar.

VAP didakwa Pasal 3 UU Tipikor Tahun 2000 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved