Breaking News:

Penanganan Covid

Inilah Obat Covid-19 Bentuk Pil Pertama yang Bisa Dikonsumsi Secara Oral, Tapi Ada Sayangnya

Namun, di antara segala kelebihan obat tersebut, dia mengatakan tidak bisa menggantikan vaksinasi Covid-19.

Editor: Indry Panigoro
(MERCK)
Obat Covid-19 molnupiravir yang diproduksi perusahan farmasi Merck. Obat antivirus ini dilaporkan dapat menekan risiko masuk rumah sakit atau kematian karena Covid-19 hingga 50 persen. Obat ini pun sudah dilirik banyak negara, termasuk Indonesia.(MERCK) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Covid-10 masih ada.

Itu karena masih ada setiap harinya orang yang terpapar.

Meski begitu, belakangan sudah tak sebanyak beberapa waktu lalu.

Berbagai cara dilakukan pemerintah dan berbagai pihak untuk memutus rantai penyebaran covid.

Nah terbaru perusahaan Farmasi Merck telah mengeluarkan obat Covid-19 pertama berbentuk pil yang akan dikonsumsi secara oral.

Obat ini akan dikenalkan dengan nama Molnupiravir yang dikembangkan oleh Merck.

Namun kabarnya, obat tersebut tidak efektif untuk pasien bergejala berat atau pasien yang sudah mengalami sakit parah karena Covid-19.

Ketua Satgas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tanggap Covid-19, Zubairi Djoerban, menjelaskan memang obat memiliki jenis dan karakteristik berbeda meski digunakan untuk menyembuhkan satu jenis penyakit.

"Jadi ada beberapa obat yang manfaatnya tertentu, jadi misalnya dexamethasone itu amat perlu jika pasiennya memakai oksigen, kemudian, plasama kovalesen dulu kita ribut banget manfaat banyak banget, mungkin sekarang manfaatnya masih ada sedikit untuk yang ringan, yang berat sama sekali enggak ada gunanya," katanya dalam tayangan di Youtube Kompas TV pada Minggu (3/10/2021).

Hal itu termasuk juga Molnupiravir yang efektif untuk pasien Covid-19 bergejala ringan dan sedang.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved