Breaking News:

Berita Nasional

Nasib Partai Ummat, Baru Didirikan Kini Sudah Ditinggalkan Banyak Pengurus, Ada Dualisme di DPD

Sebelumnya, Agung Mozin dan Neno Warisman, kini sejumlah pengurus Partai Ummat kini meninggalkan partai itu.

Editor: Alpen Martinus
(Istimewa/Tangkapan layar)
Deklarasi Partai Ummat yang ditayangkan di channel youtube Amien Rais Official 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Partai Ummat beberapa waktu lalu heboh, lantaran banyak orang yang berbondong mendaftar.

Partai yang didirikan oleh Amien Rais mantan pentolan Partai Amanat Nasional tersebut banyak merekrut orang terkenal seperti Agung Mozin dan Neno Warisman.

Namun sayang, euforia itu hanya sesaat. Kini banyak yang mengundurkan diri dari partai berlambang bintang tersebut.

Baca juga: Profil Neno Warisman, Petinggi Partai Ummat yang Baru Mengundurkan Diri, Figur Terkenal Era 80-an

Susul Neno dan Mozin? Partainya <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/amien-rais' title='Amien Rais'>Amien Rais</a> di Kota Depok Ditinggalkan 26 Pengurusnya, Ini Sebabnya
Lambang Partai Ummat, partai baru yang didirikan Amien Rais.(Istimewa)

Sebelumnya, Agung Mozin dan Neno Warisman, kini sejumlah pengurus Partai Ummat kini meninggalkan partai itu.

Tapi, kali ini, bukan kader DPP yang mundur dari partai yang didirikan Amien Rais itu, melainkan DPD Partai Ummat Kota Depok.

Berdasarkan keterangan yang diterima Tribunnews, jumlah pengurus DPD Partai Ummat Kota Depok yang mundur sebanyak 26 orang.

"Setelah mempertimbangkan dinamika yang terjadi di Internal DPD, DPW, dan DPP, maka kami para pengurus DPD Partai Ummat Depok menyatakan mengundurkan diri atau membubarkan diri dari kepengurusan DPD Partai Ummat Kota Depok serta keanggotaan Partai Ummat," demikian tertulis pernyataan tersebut, dikutip Tribunnews, Sabtu (9/10/202).

Baca juga: Profil Neno Warisman, Petinggi Partai Ummat yang Baru Mengundurkan Diri, Figur Terkenal Era 80-an

Saat dikonfirmasi, Syahrial Chan, eks wakil ketua DPD Partai Ummat, membenarkan informasi tersebut.

"Dinamika itu sudah wajar dan ada dualisme kepengurusan. Tak ada kemampuan DPP mengorganisir di 11 kabupaten/kota di Jawa Barat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved