Breaking News:

Nasional

Diproses Hukum seusai Surati Kapolri, Brigjen Tumilaar: 'Untuk Apa Takut Kalau untuk Hal yang Benar'

"Untuk apa kita takut, untuk apa kita hidup. bermanfaatlah bagi orang lain, untuk negara, untuk rakyat. jangan cuma ngomong doang," ujar Junior

Editor: Frandi Piring
Istimewa/Kontenislam.com
Brigjen TNI Junior Tumilaar surati Kapolri. Diproses hukum militer. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Untuk apa kita takut, untuk apa kita hidup. bermanfaatlah bagi orang lain, untuk negara, untuk rakyat." ungkap Brigjen TNI Junior Tumilaar setelah dibebastugaskan sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka karena menyurati Kapolri.

Brigjen Junior Tumilaar kini ditempatkan sebagai staf khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pencopotan jabatan Brigjen Junior Tumilaar terkait surat yang dikirimkannya ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang isinya perihal surat panggilan Polri kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan penangkapan rakyat miskin buta huruf oleh anggota Kepolisian Resor Kota Manado.

Terkait pencopotannya itu, Junior mengatakan, sudah mengetahui yang dilakukannya akan memiliki risiko.

"Istilah dicopot itu terlalu keras ya. Tapi sekali lagi, sesuatu hal yang dilakukan oleh saya menyurat kepada Kapolri ya pasti ada risikonya.

Risikonya ya pasti kalau mau ditemukan dalam tulisan hukum disiplin militer dengan hukum pidana militer, pasti ada semuanya.

Saya siap laksanakan itu," ujar Junior dikutip dari Kompas TV, Sabtu (9/10/2021).

Termasuk, kata Junior, pencopotan dirinya dari Inspektur Kodam XIII Merdeka saat menyampaikan surat terbuka ke Kapolri.

"Ya, kita kan didik. Ada namanya peraturan militer dasar, di antaranya hukum pidana tentara, hukum disiplin tentara. Itu kan sudah diajarkan sejak pendidikan pertama.

Itu peraturan militer dasar. Saya sudah perkirakan pasti saya melanggar, saya sadar itu," ujar Junior.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved