Breaking News:

RHK Sabtu 9 Oktober 2021

BACAAN ALKITAB   Keluaran 18:25-27 - Konsistensi Musa dan Integritas Yitro

Menindaklanjuti kritik dan nasihat mertuanya Yitro, Musa pun melakukan _"fit and proper test"_ (uji kelayakan dan kepatutan)

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Renungan 

  Keluaran 18:25-27
TRIBUNMANADO.CO.ID - Menindaklanjuti kritik dan nasihat mertuanya Yitro, Musa pun melakukan _"fit and proper test"_ (uji kelayakan dan kepatutan) dan _"assessment"_ (tes bakat dan kecocokan kandidat) kepada para calon pemimpin umat Israel, di bawah kepemimpinannya. Kriteria dan para meter atau tolok ukur calon pemimpin adalah, cakap (skill/cerdas), takut akan Tuhan (taat hukum), dapat dipercaya (loyal) dan anti suap (korupsi), (ay 21)

Hasil "fit and proper test" dan "assessment" itu didistribusikan oleh Musa ke setiap struktur dan jenjang jabatan yang disiapkannya itu. Yakni sebagai pemimpin 1000, pemimpin 100, pemimpin 50 dan pemimpin 10. Itulah jenjangnya atau struktur organisasinya, meski belum diberi nomenklatur (nama) seperti sekarang ini. Tapi tingkatan atau jenjangnya sudah jelas.

Ilustrasi renungan
Ilustrasi renungan (internet)

Musa sangat konsisten dan komitmen dengan nasihat Yitro. Semua dilakukannya. Sementara itu, Yitro tidak mengharapkan imbalan apapun dari kontribusi positif yang konstruktif dan berharga bagi Musa dan bangsa Israel. Setelah memberi nasihat, dia pulang ke negerinya dengan sukacita. Tanpa sogokan tentunya.
Demikian firman Tuhan hari ini.

  Dari seluruh orang Israel Musa memilih orang-orang cakap dan mengangkat mereka menjadi kepala atas bangsa itu, menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang.
  Mereka ini mengadili di antara bangsa itu sewaktu-waktu; perkara-perkara yang sukar dihadapkan mereka kepada Musa, tetapi perkara-perkara yang kecil diadili mereka sendiri.
  Kemudian Musa membiarkan mertuanya itu pergi dan ia pulang kegl negerinya. (ay 24-27)_

Musa bersukacita, Yitro bahagia. Umat Israel menikmati hasilnya. Musa sudah berkomitmen melaksanakan semua usul, saran dan nasihat Yitro. Sementara Yitro menunjukan kepribadian atau integritas diri sebagai orangtua sekaligus pemimpin yang baik. Segala kebaikannya berbuah manis, yang boleh dirasakan oleh semua umat Israel.

Pemikirannya yang brilian memiliki dampak ganda. Musa tidak capek, roda organisasi dan pemerintahan jalan lancar efisien dan efektif, sementara sejumlah orang-orang cakap dan terampil, mendapatkan kepercayaan menjadi pemimpin sesuai kapasitasnya.

Semua organisasi (kelompok) dalam segala tingkatannya, puas dengan sistem kerja yang terorganisir, terstruktur dan sistematis. Sebab, semua masyarakat yang datang kepada para pemimpinnya itu, pulang dengan sukacita dan damai sejahtera.

Mengapa itu terjadi? Karena pelayanan dan kepemimpinan menjadi dekat dengan semua umat. Umat merasa mendapatkan perhatian penuh. Ibarat pelayanan dalam gereja. Semakin kecil kelompoknya, semakin efektif pelayanannya. Itulah pentingnya pemekaran dan pengembangan jemaat secara organisasi.

Dengan demikian, pelayanan dapat menjangkau jemaat lebih dekat lagi. Proses penggembalaan dan pelayanan lainnya semakin lancar, baik dan sukses.

Kita jemaat Tuhan adalah hamba-Nya dalam segala keberadaan kita. Sebab kita telah diutus Tuhan ke tempat di mana kita berada agar kita bisa berperan lebih penuh lagi dalam pelayanan kita.

Sebagai keluarga dan umat Kristen, kitapun mendapatkan amanat seperti yang diterima Musa. Yakni pergi dan berbuah, berbagi tugas pelayanan dan pengabdian, tapi juga menerima tugas dan tanggungjawab. Kerjakanlah semuanya itu dengan segala baik, sesuai amanat firman Tuhan. Jika demikian, kita akan diberkati Tuhan dan dipakai-Nya menjadi berkat bagi banyak orang, sehingga hidup kita menjadi kemuliaan bagi nama Tuhan. Amin

 DOA:  Tuhan Yesus, ajarlah kami konsisten melakukan yang baik, dan teguhkan kami agar menjadi pribadi yang berintegritas sesuai firman-Mu. Amin

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved