Breaking News:

Elly Lasut: Tiap Calon Pekerja Imigran Dapat KUR

Bupati E2L memberikan sambutan terkait Calon Pekerja Imigran (CPI) di Sulawesi Utara.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Charles Komaling
IST
Bupati Talaud Elly Lasut 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bupati Talaud dr Elly Engelbert Lasut (E2L) bersama sejumlah pejabat teras Pemkab Talaud, hadir pada acara Rapat Kordinasi Nasional(Rakornas) Perlindungan Pekerja Imigran di Hotel Intercontinental Bandung, Kamis (6/10/2021).

Kegiatan tersebut juga dihadiri dari pihak BP2MI, PPATK, Bareskrim Polri, Duta Besar, dan pihak Pemerintah Provinsi dan Daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati E2L memberikan sambutan terkait Calon Pekerja Imigran (CPI) di Sulawesi Utara.

Ia meminta seluruh CPI sudah bisa mengikuti langkah-langkah yang dibuat oleh pemerintah daerah. “Kami sudah melakukan kerjasama dengan pihak Perbankan. Dalam hal ini BNI, Bank SulutGo, dan Bank Mandiri yang telah bersedia memberikan KUR kepada semua CPI di Sulawesi Utara, yakni Sekira Rp 30 juta setiap CPI,” ujarnya.

Agar tidak membebani calon pekerja imigran, Pemda Talaud akan menyediakan dana untuk melengkapi.

”Saya sudah berkordinasi dengan pihak BP2MI agar secepatnya dibuka pelatihan dari N 5 ke N 4 untuk 12 ribu CPI, dan itu sudah disetujui oleh Kepala BP2MI beserta pejabat berwenang, untuk bisa memberikan kesempatan calon Pekerja Imigran di negara-negara yang dituju sesuai keahlian,” ungkap Lasut dikonfirmasi Tribun Manado Jumat (8/10/2021).

Lanjut ia, langkah-langkah Pemda Talaud ada beban kesulitan dimana warga Talaud masih dalam pertumbuhan dan mengalami tekanan akibat menurunnya pertumbuhan ekonomi akibat Covid-19. Sehingga Pemda menyiapkan semua pendanaan.

“Jadi kami tak ada maksud negatif atau mungkin maksud berbisnis dengan pihak pekerja imigran atau pihak BP2MI. Tapi kami betul-betul memastikan bahwa kehadiran pemerintah hanya meringankan beban kepada calon Pekerja Imigran,” tegas E2L.

Namun demikian ada beberapa kendala yakni KUR yang biasa disalurkan oleh pihak Perbankan. Biasanya disalurkan sekaligus dan ini tidak berkesesuaian dengan tahapan-tahapan dengan proses rekrutmen CPI.

“Melalui rakornas BP2MI ini, pemerintah daerah menyarankan agar pihak Perbankan maupun BP2MI dapat memberikan keleluasaan kepada CPI dalam penyesuaian tahapan penyaluran dana KUR,” ujarnya.

“ Kami berharap nantinya CPI di Sulut dapat diperlakukan adil dibawah payung hukum yang aman. Sehingga CPI dapat aman berkerja dan kembali mendapatkan kesejahteraan sesuai harapan pribadi dan keluarga mereka,” ujar Elly Lasut. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved