Breaking News:

Torang Kanal

Wanita Asal Toraja Adriani Inri: Kerja di Manado Sambil Menunggu Jodoh

Perempuan lulusan SMA Negeri 7 Manado ini sebelumnya pernah bekerja di tempat lain, kemudian berhenti dan membawa surat lamaran di Pemerintah.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Fistel Mukuan
Adriani Inri 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Wanita bernama lengkap Adriani Inri menceritakan perjalanan hidupnya, hingga saat ini bisa bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di kantor DPRD Manado.

Perempuan lulusan SMA Negeri 7 Manado ini sebelumnya pernah bekerja di tempat lain, kemudian berhenti dan membawa surat lamaran di Pemerintah Kota Manado.

"Setalah itu saya diterima kerja di bagian administrasi umum kantor DPRD manado, tapi kini sudah ditarik di bagian sekretariat," ucap perempuan kelahiran Orobua, Toraja, 13 November 1992 ini.

Ia menuturkan mereka sekeluarga pindah Manado, karena ayahnya saat itu menjadi PNS di Manado dan saat itu ia berumur lima tahun.

"Kedua orangtua saya sangat mendukung pekerjaan saya sekarang," tambah perempuan yang hobi membaca ini.

Bagi anak pertama dari tiga bersaudara ini pengalaman yang paling berkesan dalam pekerjaannya sekarang, adalah ketika bertemu dengan banyak orang dengan karakter yang berbeda-beda.

Ia mengaku biasa masuk kantor pukul 07.45 dan pulang pukul 17.00 Wita.

"Karena belum berkeluarga jadi hidup hanya kerja, kerja dan kerja sambil menunggu jodoh," ucap pemilik akun instagram bernama @inrinrinri dengan nada tertawa.

Untuk menjaga kesehatan di masa pandemi, wanita yang dulunya bercita-cita menjadi tenaga kesehatan ini selalu memakai masker dan rajin mencuci tangan.

"Kalau sudah di rumah harus mandi serta banyak minum air," ujar dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved