Breaking News:

Advetorial

Wagub Sulut Steven Kandouw Serukan Pesan Menteri KP RI, Jaga Keberlangsungan Ekosistem Laut

Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara selama dua hari 4-5 Oktober 2021

Editor: David_Kusuma
Pemprov Sulut
Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara selama dua hari 4-5 Oktober 2021.

Sejumlah agenda dijalani Menteri KP di Sulut, mulai dari sosialiasi aturan pajak, menyambangi politeknik perikanan, hingga mendatangi Pulau Miangas, daerah perbatasan Utara Indonesia.

Steven Kandouw, Wakil Gubernur Sulut bersama Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri  mendampingi Menteri KP dan rombongan ketika menyambangi Kota Bitung.

Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara
Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut)

Mereka meninjau Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Bitung, dan Pangkalan PSDKP Bitung.

Sejumlah kegiatan dilakukan dalam kunjungan tersebut, semisal menyicipi tuna hasil tangkapan nelayan, melakukan penebaran benur vaname, penyerahan Barang bukti hasil pengawasan SDKP.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Steven menekankan, untuk menjadi perhatian semua pihak terkait keberlangsungan ekosistem laut.

Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara
Menteri Kelautan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono mengunjungi Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut)

"Menjadi perhatian dan permasalahan khusus bagi kami pemerintah daerah tentang ekosistem bawah laut ini," ujarnya.

Lanjut dia, apalagi ikan tuna yang menjadi komoditas perikanan dengan ekonomi tinggi, dan banyak terdapat di Bitung.

Maka pemerintah Provinsi Sulut berterima kasih dan mengapresiasi kedatangan Menteri KP ke Provinsi Sulut

"Pesan pak menteri kepada kita semua, pencemaran akibat sampah memberikan dampak buruk untuk pengembangan kepariwisataan bahari, kuantitas dan kualitas produksi laut ,maka dari itu yang dibutuhkan industri (perikanan) bukan hanya (SDM) di bidang pengolahan saja tapi juga soal budidaya," ungkap Mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved