Breaking News:

News Analysis

Tanggapan Pengamat Epidemiologi soal Level PPKM di Sulut

Jonesius mengatakan level PPKM yang berlaku kini membuktikan bahwa indikator epidemiologi seperti angka penularan.

Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Pengamat Kesehatan Sulut dan Dosen Spesialis Epidemiologi dari UNIMA, Jonesius Manoppo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoStatus level PPKM di Kabupatan dan Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara mendapat komentar dari Pengamat Epidemiologi Jonesius Manoppo.

Jonesius mengatakan level PPKM yang berlaku kini membuktikan bahwa indikator epidemiologi seperti angka penularan. 

"Jumlah pasien dirawat isolasi berkurang signifikan dibanding 2 pekan sebelumnya, dan penambahan angka kematian akibat covid semakin kecil," terang Dosen Epidemiologi dari Unima ini.

Menurutnya, Sulawesi utara terutama yang bukan kepulauan, bisa dijangkau kurang dari sehari perjalanan dari ibukota, artinya peluang penularan antar daerah masih besar dan bisa berlangsung cepat.

"Walaupun sudah ada pada level 2, masih ada kemungkinan untuk naik level apabila tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai SOP," jelas Manoppo kepada Tribun Manado.

Tapi, lanjutnya, apabila kesiap-siagaan yang sudah kita laksanakan sekarang tetap berlanjut maka, dalam 2 pekan kedepan akan ada daerah kabupaten/kota yang berstatus zona hijau.

Dalam pekan ini kegiatan PTM sudah mulai dijalankan oleh sekolah-sekolah.

Hal ini kata dia, juga penting untuk diperhatikan.

"Apabila kita abai melaksanakan prokes sesuai SOP maka kesempatan untuk terjadi kenaikan angka penularan menjadi lebih besar," tegas Manoppo.

Untuk itu, dirinya sangat diharapkan masyarakat untuk turut menyukseskan kehidupan normal yang baru ini, dengan tetap menerapkan 3M. (Mejer Lumantow)

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved