Breaking News:

Berita Mitra

Jelang SKD, Peserta CPNS Mitra Diminta Lakukan Isolasi Mandiri

BKPSDM Minahasa Tenggara (Mitra) Rine Komansilan, menganjurkan para peserta Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS)

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Chintya Rantung
IST
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Tenggara (Mitra) Rine Komansilan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minahasa Tenggara (Mitra) Rine Komansilan, menganjurkan para peserta Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Pasalnya, pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dipastikan bakal menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Peserta kami anjurkan untuk lakukan isolasi mandiri selama 14 hari sebelum pelaksanaan tes. Ini penting, sebab peserta wajib melakukan Swab Test PCR dalam 2×24 jam atau Rapid Tes Antigen 1×24 dengan hasil negatif/nonreaktif sebelum waktu pelaksanaan ujian,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mitra, Rine Komansilan.

Sementara Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian Data dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Mitra, Syaloom Pelengkahu menambahkan, walau tidak serta merta menggugurkan peserta jika hasil tes positif atau reaktif, namun akan mengganggu persiapan peserta itu sendiri, sebab jadwal SKD peserta berpotensi disesuaikan kembali.

“Itulah kenapa dianjurkan hal itu. Sebab jika mereka memiliki hasil terkonfirmasi positif COVID-19, harus segera melaporkan kepada panitia seleksi paling lambat 1 hari sebelum pelaksanaan ujian,” kata Syaloom Pelengkahu.

Lanjut dikatakannya, hasil tes tersebut harus dilaporkan ke email Panitia Pengadaan CPNS Kabupaten Mitra Tahun 2021 (panitia.cpns2021.mitrakab@gmail.com).

Laporan tersebut juga harus menyertakan bukti surat keterangan dokter dan/atau hasil tes Swab PCR, serta keterangan menjalani isolasi dari pejabat yang berwenang.

“Bagi peserta yang membawa hasil tes lewat dari 2×24 jam untuk Swab PCR dan 1×24 jam untuk Rapid Antigen, kami akan di Rapid Antigen di lokasi. Ada petugas Dinas Kesehatan yang disiapkan,” ujarnya.

Selain itu, peserta diingatkan hadir di tempat ujian 90 menit sebelum waktu pelaksanaan ujian dengan membawa KTP dan registrasi sscasn.

Peserta juga wajib diukur suhu tubuh dan prokes ini diterapkan untuk seluruh peserta, walau sudah membawa hasil Swab PCR negatif atau Rapid Antigen non reaktif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved