Breaking News:

Torang Kanal

Ghea Bawole, Perempuan Manado Ini Mengaku Dukung Pemerintah Dalam Pembangunan Pantai Malalayang

Menurut perempuan bernama lengkap Ghea Gabriell Bawole mengaku sempat melihat video pembangunan di seputan pantai Malalayang.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
Ist/dokumen pribadi
Ghea Gabriell Bawole 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sementara membangun objek wisata di pantai Malalayang Kota Manado.

Pantai tersebut akan disulap menjadi area tempat wisata yang baru di kota Manado sebagai ibukota provinsi.

Adapun area pantai Malalayang tersebut akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer.

Sebelumnya lokasi tersebut adalah tugu Boboca yang menjadi landmark Pantai Malalayang.

Pembangunan yang sementara dilakukan ini akan dilengkapi kios dermaga, menara pantau, predesterian, bahkan landmark yang bertuliskan Malalayang,

Lokasi lamdmark Boboca akan disulap lebih bagus lagi dengan desain tugu bola bumi dengan ikan coelacant, sejenis ikan Purba, satu di antara maskot Sulut.

Menurut perempuan bernama lengkap Ghea Gabriell Bawole mengaku sempat melihat video pembangunan di seputan pantai Malalayang.

"Terkait pembangunan di Malalayang, saya sudah melihat videonya. Tentunya menarik perhatian khususnya bagi kami kaum milenial," ucap wanita kelahiran Bandar Lampung, 10 Mei 2001.

Anak pertama dari tiga bersaudara sampaikan satu hal yang terlintas dalam pikirannya, bahwa pembangunan ini akan membawa dampak yang baik tapi juga ada dampak buruknya.

"Ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah dalam menyediakan fasilitas bagi masyarakat dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved