Kabar Artis

Fakta Terbaru Kasus Seleksi CPNS, Palapor Olivia Nathania Dilapor Pihak Lain, Ngaku Jadi Korban

Baru-baru ini ada pihak yang mengaku korban penipuan seleksi CPNS. Mereka justru melaporkan Agustin dan Karnu di Polda Metro Jaya

Editor: Ventrico Nonutu
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Olivia Nathania didampingi kuasa hukumnya, Susanti Agustina, dalam jumpa persnya di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNMANAD.CO.ID - Ada fakta terbaru dalam kasus seleksi CPNS yang menyeret nama Olivia Nathania.

Baru-baru ini ada pihak yang mengaku korban penipuan seleksi CPNS.

Mereka justru melaporkan Agustin dan Karnu di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021) petang.

Baca juga: Bantah Tudingan Jarang Pulang Rumah, Jonathan Frizzy Ngaku Kerap Disinggung Dhena Devanka

Baca juga: Dituduh Selingkuh, Istri Dihukum Gendong Suami Lalu Diarak Keliling Kampung, Disiksa Jika Berhenti

Diketahui Agustin dan Karnu merupakan orang yang melaporkan Olivia Nathania.

"Hari ini klien saya, ini dua laporan. Untuk ibu Agustin dan Karnu. Kalau kemarin kan mereka mengaku sebagai korban," kata Cengly M Gurning, pendamping hukum terduga korban Agustin dan Karnu.


Foto: HS dan CS (Terduga Korban dari Agustin) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (5/10/2021) petang.

Mereka yang mengaku korban ini mengaku tak kenal Olivia dan hanya tahu proses rekrutmen CPNS ini dari Agustin.

"Sebelumnya klien kami tidak pernah mengenal yang namanya Olivia atau siapapun. Beliau hanya tahunya Agustin. Ibu Agustin yang mengarahkan," ucapnya lagi.

Namun demikian, memang kliennya ini ucap Cengly pernah dipertemukan dengan anak Nia Daniaty ini.

"Memang betul di waktu tertentu kita dipertemukan kepada ibu Olivia. Namun prosesnya dari awal sampai akhir, pengambil SK itu oleh ibu Agustin," tambahnya.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/4920/X/2021/SPKT/POLDAMETROJAYA, Tanggal: 5 Oktober.

Sementara itu, orang yang mengaku korban Agustin, yaitu berinisial CS dan HS merasa yakin bahwa bukan Olivia Nathania yang menipu mereka.

Dikarenakan, orang yang menjanjikan mereka diterima sebagai PNS dengan menyetor sejumlah uang adalah Agustin.

"Beliau (Agustin) mengatakan begini, saya jamin 1000 persen apabila temen-temen tidak terima jaminannya adalah PNS saya, terimakasih," ucap HS.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved