Breaking News:

RHK Selasa 5 Oktober 2021

RENUNGAN HARIAN MALAM Keluaran 18:17-19 - Kritik Membangun dan Solutif

Jawaban polos, tulus, lugu dan apa adanya dari Musa, menghasilkan kritik dari sang mertua. Yitro mengatakan bahwa apa yang dilakukan Musa

Editor: Aswin_Lumintang
internet
Ilustrasi Renungan 

Keluaran 18:17-19
TRIBUNMANADO.CO.ID - Jawaban polos, tulus, lugu dan apa adanya dari Musa, menghasilkan kritik dari sang mertua. Yitro mengatakan bahwa apa yang dilakukan Musa itu tidak baik. Alasannya, dengan cara itu, Musa akan kelelahan. Bukan hanya. Musa yang lelah. Tapi juga semua umat Israel, karena harus menunggu "antrian penghakiman," dari pagi sampai petang.

Yitro yakin Musa bukan hanya kelelahan dan kewalahan, tapi akan gagal. Dia menyatakan bahwa Musa tak akan sanggup mengurus semua urusan bangsa itu. Itu mustahil berhasil kalau dilakukan sendiri.

Ilustrasi renungan
Ilustrasi renungan (internet)

Yitro pun memberikan nasihatnya. Dia yakin Allah akan menyertai Musa bila melaksanakan nasihatnya. Nasihatnya adalah, Musa hanya bertugas menghadap Allah mewakili umatnya saja.

Juga hanya mengurus masalah-masalah besar dan khusus saja. Dialah yang menyampaikan perkara umat secara keseluruhan kepada Allah. Sedangkan yang lainnya, perlu di _share_ (dibagi) dengan orang lain dalam menangani dan menyelesaikannya.

Yitro bukan hanya mengeritik. Dia juga memberi solusi. Jadi Yitro memberikan kritik yang konstruktif (membangun), bukan destruktif (merusak) dan tanpa arah, yakni menjatuhkan dan menghancurkan.

Demikian firman Tuhan hari ini.

Tetapi mertua Musa menjawabnya: "Tidak baik seperti yang kaulakukan itu.

Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja.

Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah. (ay 17-19)_

Yitro, tipe mertua teladan. Dia tidak mau menantunya Musa gagal dalam tugasnya. Lebih hebatnya lagi, dia tidak memanfaatkan posisi kekuasaan dan pengaruh menantunya untuk mendapatkan jabatan. Dia tidak "aji mumpung." Padahal atas kepribadian dan integritas mertuanya itu, Musa bisa saja mengangkat dia dalam jabatan tertentu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved