Breaking News:

Lakalantas di Trans Sulawesi Kembali Rengut Nyawa

Kecelakaan terjadi di dekat pintu masuk Politeknik Pelayaran, Desa Tawaang Timur, Kecamatan Tenga

Penulis: Kharisma Kurama | Editor: Charles Komaling
ist
Lakalantas di trans sulawesi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus kecelakaan lalulintas kembali terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Minahasa Selatan.

Kali ini, lokasi kecelakaan terjadi  di dekat pintu masuk Politeknik Pelayaran, Desa Tawaang Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan.

Tabrakan maut yang terjadi pada malam hari sekira pukul 22.30 Wita, Senin (4/10/2021), menewaskan Denny, warga Desa Pakuure Utara, Kecamatan Tenga.

Kecelakaan lalulintas itu berawal saat Andre Hanok (26), warga Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, melaju dengan mobil pick up DB 8285 FI dari arah Kotamobagu menuju Amurang.

Saat kendaraannya berada di dekat pintu masuk Politeknik Pelayaran, dia berpapasan dengan Denny Makapedame yang mengendarai sepeda motor yang tak memasang nopol.

Tabrakan pun tak dapat dihindari. Akibat tabrakan itu, sepeda motor yang dikendarai Denny ringsek, sedangkan bagian depan mobil pic up yang dikendarai Andre, penyok.

Sementara, tubuh Denny membentur body mobil pick up dan terhempas di atas aspal.

Akibatnya, Denny mengalami luka robek di selengkangan, tulang kaki kanan patah serta mengalami luka dalam akibat benturan.

Warga yang menyaksikan peristiwa itu langsung membawa Denny ke Rumah Sakit Kalooran Amurang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, upaya tenaga medis untuk menyelamatkan nyawa Denny, gagal. Dia menghembuskan nafasnya yang terakhir saat sementara dalam perawatan.

Kepala Satuan (Kasat) Lalulintas Polres Minsel, AKP Hadi Siswanto, ketika dikonfirmasi, membenarkan peristiwa kecelakaan maut itu.

"Iya, benar. Tadi malam telah terjadi kecelakaan lalulintas di Jalan Trans Sulawesi, dekat Politeknik Pelayaran," kata Hadi.

Dikatakan Hadi, saat mendapat informasi masyarakat, piket Unit Lakalantas langsung ke lokasi kejadian.

"Personel piket unit lakalantas langsung mendatangi lokasi kejadian, membantu proses evakuasi, mengamankan babuk, melakukan olah TKP, mengumpulkan bahan keterangan saksi dan membuat laporan polisi," ujar AKP Hadi Siswanto. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved