Breaking News:

Apa Itu

Apa Itu Pandora Papers, Muncul Setelah Skandal Panama dan Paradise Papers, Apa Bedanya?

Kekayaan dan urusan bisnis rahasia dari para pemimpin dunia, politikus dan kaum konglomerat diungkap dalam salah satu aksi pembocoran dokumen keuangan

Istimewa
Apa Itu Pandora Papers, Muncul Setelah Skandal Panama dan Paradise Papers, Apa Bedanya? 

Bahasa yang digunakan pada setiap dokumen pun beragam, mulai dari Inggris, Spanyol, Rusia, Prancis, Arab, Korea, dan bahasa lainnya.

Pandora Papers mengumpulkan informasi yang bersumber dari lebih 27.000 perusahaan dan 29.000 pihak yang disebut sebagai penerima manfaat dari 11 sumber informasi atau lebih dari dua kali lipat penerima manfaat yang berhasil diidentifikasi lewat Panama Papers.

Apa itu <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/pandora-papers' title='Pandora Papers'>Pandora Papers</a> dan adakah tokoh Indonesia yang disebut?

Pandora Papers pun menghubungkan kegiatan offshore para politisi dan pejabat publik lebih banyak dua kali lipat dari Panama Papers.

Pada Pandora Papers, tercatut nama lebih dari 330 politisi dan pejabat publik yang berasal dari 90 negara dan wilayah serta termasuk di dalamnya nama 35 pemimpin negara baik yang masih menjabat atau sudah lengser.

Bocoran data terbaru yang terungkap dalam Pandora Papers juga mengungkap informasi dari yurisdiksi yang sebelumnya tak dapat diungkap karena data yang terlalu sedikit, seperti Belize, Cyprus, dan South Dakota.

Entitas hukum yang dilayani oleh perusahaan keuangan penyedia jasa, termasuk di dalamnya perusahaan, yayasan, dan perusahaan pengelola dana seluruhnya terdaftar sejak tahun 1971 hingga tahhun 2018.

Laporan tersebut juga menunjukkan, para penyedia jasa dan klien memindahkan bisnis mereka dari satu wilayah ke wilayah lain setelah terjadi investigasi dan perubahan peraturan di wilayah sebelumnya.

Vladimir Putin, Ilham Aliyev, Raja Yordania.

Sejumlah pihak yang disebut dalam Pandora Papers:

  • Presiden Kenya Uhuru Kenyatta dan enam anggota keluarganya diam-diam memiliki jaringan perusahaan di luar negeri. Mereka telah dikaitkan dengan 11 perusahaan - salah satunya dinilai memiliki aset senilai 30 juta dollar AS.
  • Anggota lingkaran dalam Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan, termasuk sejumlah menteri kabinet dan keluarganya, diam-diam memiliki perusahaan dan perwalian dengan nilai jutaan dollar.
  • Firma hukum yang didirikan Presiden Nicos Anastasiades dari Siprus tampaknya menyodorkan pemilik palsu untuk menyamarkan pemilik sebenarnya dari serangkaian perusahaan di luar negeri - mantan politikus Rusia yang dituduh melakukan penggelapan. Namun, firma hukum membantahnya.
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengalihkan sahamnya di sebuah perusahaan di luar negeri yang bersifat rahasia tepat sebelum ia memenangkan pemilu 2019
  • Presiden Ekuador Guillermo Lasso, mantan bankir, menggantikan yayasan Panama yang melakukan pembayaran bulanan kepada anggota keluarga dekatnya dengan perwalian yang berbasis di South Dakota di AS

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Setelah Panama dan Paradise Papers Muncul Pandora Papers, Apa Bedanya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved