Breaking News:

Ada Dua Kasus Covid-19 Aktif di Kabupaten Sitaro  

Percepatan vaksinasi menjadi salah satu langkah dalam upaya penanggulangan virus corona

Octavian Hermanses/Tribun manado
Bupati Sitaro Evangelian Sasingen. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus digenjot.

Dalam pelaksanaannya, berbagai unsur terkait seperti TNI dan Polri dilibatkan dalam upaya penanggulangan Covid-19, termasuk pada program vaksinasi yang kini fokus bagi kalangan anak-anak usai 12-17 tahun.

Menurut Bupati Evangelian Sasingen percepatan vaksinasi menjadi salah satu langkah dalam upaya penanggulangan virus corona, selain pendisiplinan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

"Saat ini di semua daerah, termasuk di Kabupaten Sitaro terus dilakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi. Ini menjadi hal utama dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19," kata bupati, Selasa (5/10/2021)

Dikatakan, dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi, jajarannya dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro membuka layanan di 13 Puskesmas serta dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

"Kami juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak TNI dan Polri yang membuka gerai masing-masing. Tentu sinergitas ini jadi bagian penting dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi di daerah," ujarnya.

Data yang diperoleh Tribunmanado.co.id mencatat, total jumlah akumulasi vaksinasi dosis satu, dosis dua maupun dosis tiga bagi para Tenaga Kesehatan mencapai 44.088 dosis.

Angka tersebut terdiri dari 27.696 dosis satu atau 47,1 persen, dosis dua 15.934 atau 21,1 persen serta 72,58 persen atau 458 dosis tiga untuk tenaga kesehatan.

"Untuk pelayan publik, dosis satu mencapai 5.459 dosis satu, dosis dua 3.073. Untuk lansia, 3.649 dosis satu, 2.117 dosis dua. Masyarakat umum, dosis satu 14.323 dosis satu, dosis dua 9.834 sasaran. Sedangkan anak-anak dan remaja usia 12-17 tahun, dosis satu 3.518 sasaran dan dosis dua 189 sasaran," urai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule.

Selain 13 Puskesmas dan dua RSUD serta gerai-gerai vaksin TNI dan Polri, pihaknya kini telah membuka layanan vaksinasi mobile dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro guna menjangkau daerah-daerah yang pelaksanaan vaksinasinya masih lambat.

"Jadi kita melihat data vaksinasi di setiap daerah. Jika angkanya rendah, kita (vaksinasi mobile) akan turun di daerah-daerah tersebut untuk membantu puskesmas yang ada dalam pelayanan vaksinasi," terang Raule.

Sementara itu, data dari Dinas Kesehatan juga menunjukan adanya dua kasus aktif di Kabupaten Kepulauan Sitaro yang keberadaan pasiennya di luar daerah dan menjalani isolasi mandiri. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved