Breaking News:

Berita Bitung

Ketua DPC PDI Perjuangan Bitung Maurits Mantiri Ajak Semua Pihak Peka Kondisi Sosial

Menurut Maurits Mantiri, kata "normal" dikaitkan dengan kondisi pandemi Covid 19 di mana mengharuskan masyarkat hidup berdampingan dengan penyakit itu

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Pelaksanaan bakti sosial yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah se Provinsi Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Ir Maurits Mantiri MM Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Wali Kota Bitung, angkat bicara terkait dengan pelaksanaan bakti sosial yang diselenggaran belum lama ini di Kota Bitung, Provinsi Sulut.

Menurut Maurits Mantir, pelaksanaan itu bagian dari kepedulian dan melatih kepekaan sosial ketika berada di wilayah pertarungan menyangkut aspek kemanusiaan sehingga partai perintahkan kadernya untuk meningkatkan kepekaan sosial.

“Lewat bakti sosial DPC PDI Perjuangan yang kami sudah gelar Jumat kemarin, berharap semua pihak bisa melihat kondisi ini."

"Ketika kita sadar, yakinlah semua aspek seperti ekonomi dan sosial bisa kembali normal,” tutur Maurits Mantiri Senin (4/10/2021).

Menurut Maurits Mantiri, kata "normal" dikaitkan dengan kondisi pandemi Covid 19 di mana mengharuskan masyarkat hidup berdampingan melawan dan menghadapi covid 19.

Dalam bakti sosial ini, seluruh kader DPC PDI Perjuangan dan fraksi PDI Perjuangan DPRD Bitung berasal dari hasil gotong royong, sebagai bagian dari latih kepakaan sosial alias peka dengan kondisi ini.

Mereka yang memiliki kelebihan, atau  memiliki gaji bisa berbagi kepada mereka yang membutuhkan bisa dilakukan oleh semua pihak.

Pelaksanaan bakti sosial yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah se Provinsi Sulut.
Pelaksanaan bakti sosial yang dihadiri sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah se Provinsi Sulut. (Istimewa.)

“Termasuk vaksinasi covid 19, untuk target 75 persen. Sehingga vaksinasi akan dilakukan per kelurahan agar bisa di monitor, Pala dan Ketua RT harus bisa dan mampu kumpulkan warga untuk di Vaksin lewat fasitasi puskesmas setempat,” jelasnya.

Dengan pola dan metode seperti ini, bisa dimonitor kelurahan mana yang lambat, ketua RT dan pala mana yang  bisa mengumpulkan masyarakat yang belum divaksin hingga bisa mengukur kinerja ketua RT dan Pala.

"Sehingga tidak ada lagi pola bisikan dan politis," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved