Temuan Bahan Peledak

Densus 88 Temukan Bahan Peledak 35 Kg Dijuluki 'The Mother Of Satan' Ternyata Milik Napi Teroris Ini

Kabarnya tim Densus 88 menemukan bahan peledak yang besar, diketahui temuan tersebut berada di lokasi Gunung Ceremai, Majalengka, Jawa Barat.

Editor: Glendi Manengal
Istimewa/Tribun Manado
Ilustrasi bahan peledak ditemukan tim Densus 88. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya tim Densus 88 menemukan bahan peledak yang besar.

Diketahui temuan tersebut berada di lokasi Gunung Ceremai, Majalengka, Jawa Barat.

Bahan peledak yang ditemukan seberat 35 kilogram.

Hingga dijuluki The Mother Of Satan.

Ternyata bahan peledak itu milik napi teroris, JAD.

Baca juga: Ibunda Prays Karundeng Pingsan saat Nonton Anaknya Raih Medali Emas di PON Papua

Baca juga: Tak Hanya Artis Cantik Ini, Aktor Tampan Ini Juga Dikabarkan Kawin Kontrak, Terungkap Saat Cerai

Baca juga: Arti Mimpi Menjadi Lumpuh, Pertanda Baik atau Buruk? Ini Tafsiran Lengkapnya

Foto ilustrasi. (istimewa)

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan bahan peledak Triaceton Triperoxide Aseton Peroksida (TATP) seberat 35 Kg di Gunung Ceremai, Majalengka, Jawa Barat pada Jumat (1/10/2021) lalu.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahan peledak itu diketahui milik Imam Mulyana (31) yang merupakan narapadina teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap 2017 lalu.

Pada Oktober 2021, Imam baru mengakui pernah menyimpan bahan baku peledak seberat 35 Kg yang disembunyikan di Gunung Ceremai.

Hal itu diakuinya usai menjalankan ikrar untuk sumpah setia kedaulatan NKRI dan Pancasila.

"Kepada Densus 88, Imam membuat pengakuan bahwa dia bersama komplotannya masih menyimpan bahan baku TATP seberat 35 Kg di Gunung Ceremai," kata Ahmad saat dikonfirmasi, Senin (4/10/2021).

Ahmad menjelaskan bahan baku peledak ini memiliki daya ledakan yang terbilang tinggi.

Bahkan, bahan peledak ini dijuluki The Mother Of Satan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Berita Terkait :#Temuan Bahan Peledak
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved