Breaking News:

RHK Sabtu 2 Oktober 2021

RENUNGAN HARIAN KELUARGA Matius 16:20 - Bijaksana dalam Menjalani Kehidupan

Manusia sebagai makhluk sosial yang hidup saling secara komunal dan berdampingan satu dengan yang lain pasti memiliki banyak relasi.

Editor: Aswin_Lumintang
RENUNGAN HARIAN KELUARGA Matius 16:20 - Bijaksana dalam Menjalani Kehidupan
ISTIMEWA
Ilustrasi Simon Petrus

Matius 16:20
"Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias."
----------------------------------------------

Ilustrasi Yesus Kristus
Ilustrasi Yesus Kristus (id.wikibooks.org)

TRIBUNMANADO.CO.D - Manusia sebagai makhluk sosial yang hidup saling secara komunal dan berdampingan satu dengan yang lain pasti memiliki banyak relasi. Dalam konteks tersebut, kita dituntut untuk berinteraksi untuk menciptakan suasana akrab dan harmonis.

Namun terkadang, karena begitu akrabnya, kita memberi kepercayaan lebih kepada teman/sahabat kita untuk dijadikan tempat curahan hati. Dengan demikian percakapan selalu terjadi. Ada sahabat yang mendatangkan kebaikan namun ada juga sahabat yang mendatangkan kecelakaan.

Semua itu banyak kali terjadi hanya karena seorang sahabat tidak bisa menyimpan rahasia percakapan dengan baik. Hal ini banyak kali memicu pertengkaran sehingga membuat rusak persahabatan.

Belajar dari pengalaman-pengalaman ini yang banyak terjadi disekitar kita, maka bijaksanalah dalam menjalani hidup. Lakukanlah pekerjaan dan tanggung jawab kita dengan baik. Biarlah pekerjaan-pekerjaan baik yang kita lakukan yang akan membuktikan kepada dunia siapa diri kita.

Bacaan hari ini, Yesus meminta murid-murid-Nya agar supaya merahasiakan percakapan pribadi mereka; bahwa mereka tidak boleh memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia adalah Sang Mesias. Apa yang telah mereka akui di hadapan-Nya, tidak boleh diberitahukan kepada dunia. Itu karena Yesus menginginkan bahwa keberadaan diri-Nya sebagai Mesias dibuktikan oleh pekerjaan-pekerjaan-Nya.

Yesus lebih menyukai apabila pekerjaan-pekerjaan itulah yang bersaksi tentang Dia, bukan murid-murid-Nya karena kesaksian mereka sama dengan kesaksian-Nya. Yesus sangat yakin bahwa karya-karya-Nya, mujizat-mujizat yang Dia lakukan dan tunjukkan akan menghindari kesaksian yang salah tentang Dia. Peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus menjadi bukti bahwa Dia adalah Mesias. Dan sekarang berita itu harus kita sebarkan dan sampaikan kepada dunia, kita tidak boleh menyembunyikan lagi kabar sukacita ini yaitu bahwa Yesus adalah Mesias Anak Allah yang hidup.

Sebagai keluarga Kristen marilah kita saling bersahabat satu dengan yang lain. Walaupun ada saat-saat orang berlaku tegas apabila melakukan yang tidak baik. Amin.

DOA: Ya Tuhan, pakailah kami untuk menjadi pembawa kabar sukacita di seluruh dunia bahwa Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup yang telah menebus dosa seluruh umat manusia. Amin.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved