Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Sabtu 2 Oktober 2021, Matius 16:20 : Akan Tiba Waktunya

Benar dan amat sangat benarlah bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah dan Tuhan. Tetapi Dia juga adalah 100 persen manusia.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Renungan Harian 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah selesai percakapan dengan murid-murid-Nya di Kaisarea, Filipi, Yesus menyampaikan kepada mereka bahwa Dia harus segera ke Yerusalem.

Di sana Dia akan menanggung banyak penderitaan oleh ulah tua-tua Yahudi, ahli-ahli Taurat, imam-imam kepala, lalu dibunuh. Namun akan bangkit pada hari ketiga.

Mendengar itu, Petrus pun beraksi lagi. Dia menarik Yesus ke samping dan mengatakan bahwa Allah akan menjauhkan itu dari Tuhannya. Tetapi Yesus menegor dia, sebab itu bukan dari Allah. Tapi dari iblis.

Petrus tahu bahwa Yesus adalah Tuhan, Anak Allah dan Mesias. Karena itu pikirannya Yesus tidak akan melewati proses itu. Karena Dia adalah Sang Mesias.

Yesus sendiri telah melarang murid-murid-Nya mengatakan bahwa Dia adalah Mesias. Sebab memang waktunya belum tiba.

Karena Yesus harus melewati proses seperti yang Allah kehendaki, bukan seperti jalan berpikir Petrus atau orang kebanyakan.

Demikian Firman Tuhan hari ini. "Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias. (ayat 20)

Benar dan amat sangat benarlah bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah dan Tuhan. Tetapi Dia juga adalah 100 persen manusia.

Punya daging, hati, darah dan organ yang sama dengan manusia lainnya. Juga perasaan. Dalam Kemanusiaan-Nya itulah, Yesus harus menderita sengsara dan mati di atas Kayu Salib, demi menebus dosa umat manusia.

Demi sayang-Nya akan isi dunia ini, Dia merelakan hidup-Nya menderita tersiksa, meregang nyawa di atas Kayu Salib.

Karena Dia sangat menyayangi dan mengasihi isi dunia ini. Dia pun merelakan Ketuhanan-Nya "dilepas" untuk sementara waktu dan menerima sepenuhnya kapasitas kemanusiaan-Nya dalam kehinaan dan siksa berat.

Itulah antara lain yang mendasari mengapa Yesus melarang murid-Nya memberitahukan kepada publik bahwa Dialah Mesias, Kristus Tuhan, Juruselamat Yang Diurapi itu. Dia ingin agar semua proses dari Tuhan Allah berjalan tanpa hambatan.

Termasuk karena pandangan manusia yang keliru tentang penderitaan yang harus Dia alami, lewati dan tanggung, haruslah diluruskan.

Sebelum tiba waktunya, Yesus tidak mau murid-murid-Nya gegabah dan gagal memahami maksud kedatangan-Nya ke dunia serta misi yang diemban-Nya untuk keselamatan dunia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved