Breaking News:

Pembunuhan di Manado

Pasca Kasus Pembunuhan Okvini, Sejumlah Penghuni Kos di Wanea Manado Pilih Tinggal di Rumah Keluarga

Menurut Valen bahwa korban belum meninggal dunia dan setelah mendekati  rumah sakit Bhayangkara barulah korban meninggal dunia.

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
Kepolisian Sektor Wanea saat ini telah mengamankan MW (20) warga Kelurahan Ranotana lingkungan VI Kecamatan Sario terkait tindak pembunuhan di salah satu indekos di Wanea. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Valencia Tiwow (21) tidak menyangka bahwa gadis yang tinggal satu kos dengannya meninggal secara tragis.

Ia menerangkan pada saat dirinya sementara berada di dalam kamar tiba-tiba saudari tersangka mengetuk pintu.

"Saya mendengar orang minta tolong untuk melihat korban Okvini dan saya pun langsung menuju ke kamar tempat kejadian," ucapnya.

Di dalam kamar, Valencia pun melihat korban yang sudah berlumuran darah dan langsung menelepon kendaraan jasa In Driver.

"Setelah kendaraan on driver tiba langsung korban di angkat ke kendaraan guna di bawah ke rumah sakit Bhayangkara," tandasnya .

Menurut Valen bahwa korban belum meninggal dunia dan setelah mendekati  rumah sakit Bhayangkara barulah korban meninggal dunia.

Selama mengantar korban, ia mengaku sempat mengalami pengalaman mistis, dimana dirinya merasakan kehadiran korban.

"Saat di rumah sakit dan saat kami balik ke indekos, memang terasa ada sosok korban yang mengikuti kami," pungkasnya.

Memang, menurut keterangan pemilik kos, ada beberapa penghuni indekos yang memilih untuk pulang ke rumah keluarga mereka atau kerabat mereka.

"Mungkin karena takut akan adanya gangguan, apalagi pada saat menjelang tiga hari. Karena kan ini kematian yang tidak wajar jadi percaya atau tidak ya kita tunggu saja," jelas Edwin Malonda (37).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved