Breaking News:

Peristiwa G30S PKI

Kisah DI Panjaitan Korban G30S PKI, Rumah Dikepung Cakrabirawa, Sepupu Teriak 'Tulang Jangan Turun'

DI Panjaitan merupakan pahlawan revolusi salah satu korban peristiwa G30S PKI.

Editor: Glendi Manengal
Youtube
Wanita Ini Jadi Saksi Mata Detik-detik Brigjen DI Panjaitan Dibunuh Secara Sadis 

TRIBUNMANADO.CO.ID - DI Panjaitan merupakan pahlawan revolusi salah satu korban peristiwa G30S PKI.

Mayjen Donald Isaac Panjaitan jadi korban gerakan 30 September 2021 atau G30S PKI 1965.

Saat G30S PKI rumah DI Panjaitan dikepung pasukan Cakrabirawa.

Baca juga: Viral Sumbangan Siswa SMA di Manado, Dinas Pendidikan Perbolehkan Asal Sesuai Aturan

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini 30 September 2021, Kamis adalah Hari Melelahkan Bagi Zodiak Ini

Baca juga: Olivia Nathania Anak Nia Daniaty Siapkan Bukti untuk Bantah Tudingan Penipuan Modus Lolos CPNS

Satu dari beberapa perwira tinggi militer yang menjadi korban dalam peristiwa Gerakan 30 September atau G30S/PKI adalah Mayjen Donald Isaac Panjaitan.

Pria yang biasa dikenal dengan sebutan DI Panjaitan itu sedang bersama istri dan anaknya di lantai atas rumahnya pada 1 Oktober 1965 dini hari.

Rumah berlantai dua itu terletak di Jalan Hasanuddin No. 53 kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pasukan Tjakrabirawa (Cakrabirawa), pasukan pengawal Presiden di era rezim pemerintahan yang menjadi pasukan pembantai dewan Jenderal TNI AD. (TribunJakarta.com/Lita Febriani)

Ketika itu, beberapa truk berisi pasukan mendatangi bagian depan dan belakang rumah.

Suara derap sepatu mereka ribut, pasukan juga memanggil-manggil setelah turun dari truk, "Bapak jenderal, bapak jenderal!"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved