Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 17.30 WIB, Seorang Anggota TNI Tewas, Korban Terjatuh Saat Mau Mendahului Truk
Terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada kemarin hari Rabu petang.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada kemarin hari Rabu petang.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang anggota TNI tewas di tempat.
Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 19.00 WIB, Seorang Pemotor Tewas, Korban Ngebut Lalu Tabrak Truk di Tikungan
Baca juga: Kecelakaan Maut, Anggota TNI Tewas dan Temannya Jadi Korban, Motor Terpeleset saat Nyalip Truk Tebu
Baca juga: Beda Pernyataan Soeharto dan Kolonel Latief, Padahal Dua Kali Bertemu dan Bocorkan Rencana Aksi G30S
Foto: Polisi melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti kecelakaan di Blitar (Istimewa/Humas Polres Blitar)
Kecelakaan yang melibatkan truk tebu kembali terjadi di Blitar,
bahkan sampai menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Diperkirakan terpeleset saat mencoba mendahului truk, motor Honda Mega Pro nopol W 4157 RE yang dipakai berboncengan dua orang anggota TNI, terjatuh di jalan raya Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto, Rabu (29/9/2021) pukul 17.30 WIB.
Bahkan akibat insiden, salah satu korban meninggal dunia di TKP,
sedangkan yang lain mengalami luka parah sehingga dilarikan ke RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar.
Kasatlantas Polres Blitar, AKP I Putu Angga Feriana membenarkan bahwa dua pria yang naik motor berboncengan itu adalah anggota TNI.
"Benar, dua korban itu anggota TNI, yang sedang ada kegiatan dinas di Blitar Selatan," kata Angga, Kamis (30/9/2021),
Kedua pengendara itu masing-masing berinisial AD dan AG, berpangkat Prada dan berusia 23 tahun.
Keduanya diketahui berasal dari kesatuan di Madiun.
Foto: Ilustrasi korban (Bangkapos.com)
Saat kecelakaan itu, menurut Angga, keduanya sedang mengikuti kegiatan yang digelar kesatuannya.
Yakni TMMD (tentara manunggal masuk desa) yang berlangsung di wilayah Blitar Selatan.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kecelakaan karena masih kami selidiki (melakukan olah TKP)," tambahnya.
Menurutnya, kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya Desa Pasiraman, tepatnya di tikungan Selatan balai desa setempat.
Saat itu yang mengendarai motor adalah AD, dan AG dibonceng.
Saat berkendara, keduanya tidak memakai seragam kesatuannya dan melintas ke arah Selatan.
Atau arah Pantai Tambakrejo, yang berjarak sekitar 3 KM dari TKP.
Dalam perjalanan, keduanya hendak mendahului truk tronton yang melaju searah dengannya.
Truk bermuatan tebu dengan nopol AG 8854 UL itu dikemudikan oleh Johan (25), warga Kecamatan Bakung.
"Tidak diketahui penyebabnya, saat mendahului truk tebu itu mendadak laju motor yang dikemudikan Ad kehilangan kendali.
Diduga selip, motor korban mengenai bagian belakang truk sampai terjatuh," terang Angga.
Tidak ada penjelasan detail dari polisi atau warga setempat, bagaimana motor itu terjatuh.
Namun, diketahui bahwa AD meninggal dunia di TKP dan informasinya,
sepeda motor korban rusak parah karena sempat terkena ban belakang sebelah kanan truk.
Sementara korban AG yang dibonceng, selamat meski juga terluka parah.
Itu karena jatuhnya ke arah kanan sehingga menjauhi bodi truk.
Mungkin, luka korban akibat terbentur jalan beraspal atau tepi jalan.
Untuk menyalamatkannya, petugas Unit Laka Satlantas Polres Blitar langsung membawanya ke RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar.
(Surya.co.id/Imam Taufiq)
Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Anggota TNI Jadi Korban saat TMMD di Blitar, Motor Terpeleset Ketika Mendahului Truk Tebu