Sulut Maju
Pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey Eksekusi Road Map Digital Government
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintahan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw menyiapkan bekal bagi Para ASN Pemprov Sulut akrab dengan dunia digital.
Melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara dihelat Pelatihan Kepemimpinan Administrator dengan tema Expo Aksi Perubahan Tematik Digital Government di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Senin (27/9/2021).
Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Gubenur Olly Dondokambey Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Sulut, Asiano Gammy Kawatu.
Kawatu mengatakan Pemprov Sulut, tengah menyiapkan pemimpin yang mampu menguasai teknologi berbasis digital. Sehingga layanan yang disajikan akan mudah diakses masyarakat.
Salah satu terobosan yang dilakukan adalah melatih kepemimpinan administrator dan pengawas eselon III, sebagaimana yang diupayakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Provinsi Sulut.
"Kepala BPSDM telah melakukan lompatan, melalui pengembangan sumber daya manusia. Hal ini tak lepas dari keinginan Gubernur Olly Dondokambey," ujar Kawatu.
Para pejabat eselon III disiapkan untuk menjadi administrator yang melek teknologi
Kawatu menyampaikan, menjelang road map Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akrab dengan digital, maka semua pejabat dipaksakan untuk bisa dekat dengan dunia digital.
“Expo aksi perubahan semuanya menggunakan cara-cara digital. Ada aplikasi yang secara konsep, aplikabel dan mudah-mudahan setelah dilaksanakan akan menambah inovasi pelayanan publik,” ujarnya sembari menambahkan usai pelatihan akan dicari 10 terbaik. Selanjutnya, diusulkan ke tingkat nasional.
“Terobosan ini sifatnya lompatan, terutama pejabat yang harus mengakrabkan diri dengan dunia digital,” tandasnya.
Sejauh ini, para pejabat yang ada di Pemprov Sulut, pada hakekatnya semua bagus. “Masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang apa saja yang digital minded, asal bukan hoaks,” imbuhnya.
Senada disampaikan Kepala BPSDM Daerah Provinsi Sulut, Drs Marhaen R Tumiwa MPd, saat ini ada 23 pejabat eselon III yang masing-masing membuat aplikasi layanan publik berbasis digital.
“Pejabat eselon III masing-masing membuat aplikasi sebagai bentuk aksi perubahan tematik digital goverment, guna memutus tali birokrasi secara manual menjadi digital. Orientasinya betul-betul memberikan kepuasan dan kemudahan kepada masyarakat,” ungkap Tumiwa.
Apa yang dilakukan para pejabat, sambungnya merupakan internalisasi dan akumulasi dari proses belajar dari kurikulum yang memuat 4 agenda, yakni kepemimpinan, pancasila dan nasionalisme, kepemimpinan kinerja, manajemen kinerja dan aksi perubahan.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulut, Johnny Suak pun memperkenalkan daplikasi Si Pomas yang menggantikan layanan manual dan terjangkau bagi pengurus Ormas di wilayah Sulut.
Aplikasi SI POMAS atau Sistem Informasi Pelayanan Organisasi Kemasyarakatan ini
adalah Aplikasi Mobile Berbasis Web dan Android, Suatu ini merupakan terobosan inovasi Badan Kesbangpol Daerah
" Tujuan Inovasi Peningkatan kenerja pelayanan publik dan tertib admunistrasi dan Ini merupakan layanan tanpa biaya dan transparan dalam mendaftarkan dan melaporkan kegiatannya melalui aplikasi mobile berbasis web dan adroid," katanya. (adv)
Baca juga: Kemensos Pantau Distribusi Bantuan Korban Banjir di Mitra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/bpsdmd-provinsi-sulut-menghelat-pelatihan-kepemimpinan-administrator3.jpg)