Breaking News:

Peristiwa G30S PKI

Kisah Francisca Fanggidaej dan 7 Anaknya, Terpisah Selama 38 Tahun karena Peristiwa G30S/PKI

Peristiwa berdarah G30S 1965 memisahkan Francisca Fanggidaej dari anak-anaknya yg masih bocah, karena dia tidak dapat pulang setelah paspornya dicabut

Istimewa
Peristiwa berdarah G30S 1965 memisahkan Francisca Fanggidaej dari anak-anaknya yang masih bocah, karena dia tidak dapat pulang setelah paspornya dicabut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Apa yang terjadi pada saat terjadi gerakan G30S PKI?

Lubang Buaya menjadi saksi bisu dibalik terjadinya peristiwa ini.

Awal mula terjadinya peristiwa G30S PKI ini adalah melalui penculikan yang dilakukan oleh pihak PKI kepada 7 Jenderal yang kini dikenal dengan sebutan Pahlawan Revolusi.

Peristiwa G30S merupakan peristiwa sejarah kelam yang pernah dialami bangsa Indonesia.

Telah terjadi penculikan dan pembunuhan enam jenderal dan satu kapten yang dilakukan oleh kelompok yang menamakan diri Gerakan 30 September.

Profil 7 Pahlawan Revolusi Korban Pengkhianatan G30S PKI

Peristiwa penculikan dan pembunuhan itu sendiri terjadi menjelang tengah malam pada 30 September hingga pagi hari 1 Oktober 1965.

Menurut penelitian John Roosa dalam bukunya, Dalih Pembunuhan Massal, sebenarnya target dari penculikan tersebut adalah tujuh Jenderal.

Peristiwa berdarah G30S 1965 memisahkan Francisca Fanggidaej dari anak-anaknya yang masih bocah, karena dia tidak dapat pulang setelah paspornya dicabut.

Bagaimana anak-anaknya bisa bertahan dan menunggu 38 tahun untuk bertemu kembali dengan ibu mereka?

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved