Peristiwa G30S PKI

Hasil Otopsi 6 Jenderal dan 1 Perwira TNI AD Korban G30S 1965, Kondisi Fisik Mengenaskan

Hasil otopsi jenazah enam jenderal dan satu perwira TNI Angkatan Darat yang dibunuh saat G30S PKI 1965. Kondisi fisik mengenaskan.

Editor: Frandi Piring
Kolase Foto: popularnow.wordpress.com/bukusejarah.com/
Hasil otopsi Jenazah Para Jenderal TNI yang tewas dalam G30S PKI. 

Mempertimbangkan cuaca tropis Indonesia yang panas dan lembab, maka mayat ketika diautopsi berada dalam proses pembusukan.

Berikut adalah hasil autopsi ketujuh perwira militer Angkatan Darat yang Tribunnewswiki.com himpun dalam beberapa sumber sejarah.

Jenderal Ahmad Yani

(Foto: Jenderal Ahmad Yani./istimewa)

Berikut adalah hasil otopsi visum et repertum dari Letnan Jenderal Ahmad Yani:

Pada tubuh mayat terdapat:

2 (dua) luka tembak masuk di bagian belakang,
2 (dua) buah luka tembak keluar
1 (satu) luka tembak keluar
Sebelah kanan bawah garis pertengahan perut ditemukan kancing dan peluru sepanjang 13 mm, pada punggung kanan iga kedelapan teraba anak peluru di bawah kulit.
Mayor Jenderal R. Soeprapto

Berikut adalah hasil otopsi visum et repertum dari Mayjen R. Soeprapto:

Jenazah dengan visum et repertum nomor H. 104, atas nama R. Soeprapto, kesimpulannya:

Pada tubuh mayat terdapat:

3 (tiga) luka tembak masuk dibagian depan,
8 (delapan) luka tembak masuk dibagian belakang,
3 (tiga) luka tembak keluar dibagian depan,
2 (dua) luka tembak keluar dibagian belakang,
3 (tiga) luka tusuk,
Luka-luka dan patah tulang karena kekerasan tumpul dibagian kepala dan muka,
1 (satu) luka karena kekerasan tumpul dibetis kanan,
Luka-luka dan patah tulang karena kekerasan tumpul jang berat sekali didaerah panggul dan bagian atas paha kanan
Kondisi lain: Tulang hidung patah, tulang pipi kiri lecet.
Mayor Jenderal MT. Harjono

Berikut adalah hasil otopsi visum et repertum dari Mayjen MT. Haryono:

Jenazah dengan visum et repertum nomor H. 105, atas nama MT. Harjono, kesimpulannya:

Pada tubuh mayat terdapat:

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved